Jember Juara II PPA Award Jatim 2025
Pemerintah Kabupaten Jember kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur. Kali ini, Jember mendapatkan juara Kedua dalam ajang Penganugerahan PPA Award Jawa Timur 2025.
Piagam penghargaan diberikan langsung oleh Benny Sampirwanto, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, kepada Kepala Dinas Pemberdayaan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jember, Moh. Djamil. Moh Djamil hadir mewakili Bupati Jember, Muhammad Fawait, di Dyandra Convention Center, Surabaya, pada Selasa, 01 Juli 2025.
Dalam sambutannya, Benny Sampirwanto menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh daerah penerima penghargaan. Dalam PPA Award Jawa Timur ada 5 juara yakni Kota Surabaya (juara pertama), Kabupaten Jember (juara kedua), Kabupaten Bondowoso (juara ketiga), Kabupaten Lamongan (juara keempat), dan Kabupaten Banyuwangi (juara kelima).
Benny berharap PPA Award dapat menjadi pemicu semangat bagi seluruh daerah untuk terus memperkuat kebijakan dan program pencegahan perkawinan anak, serta perlindungan anak secara menyeluruh dan berkelanjutan.
"Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pemenang. Penghargaan ini merupakan bentuk nyata pengakuan atas kerja keras dan komitmen dalam mendukung pembangunan keluarga yang kokoh dan tangguh di Jawa Timur,β katanya, Selasa, 01 Juli 2025.
Benny menegaskan bahwa keluarga adalah pilar utama dalam membentuk generasi masa depan bangsa.
"Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang memiliki peran fundamental dalam mencetak generasi penerus. Keluarga yang kuat menjadi pondasi utama untuk mencapai Visi Indonesia Emas 2045,β pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB), Kabupaten Jember, Moh Djamil mengatakan Jember meraih juara kedua dalam kategori Pencegahan dan Penanganan Perlindungan Anak.
Djamil mengatakan Jember ditetapkan sebagai juara kedua setelah Tim Penilai PPA Award melakukan penilaian langsung di Kabupaten Jember pada Juni 2025. Penilaian tersebut mencakup beberapa tahapan seperti screening dokumen, presentasi kinerja program dan Kunjungan lapangan.
Penilaian ini tidak hanya melibatkan unsur pemerintahan, tetapi juga menggandeng berbagai pihak seperti lembaga peradilan, tokoh masyarakat, dan stakeholder lokal sebagai wujud pendekatan kolaboratif dalam perlindungan anak.
Keberhasilan Kabupaten Jember menjadi runner-up se-Jawa Timur menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat menghasilkan dampak positif yang signifikan dalam menciptakan lingkungan yang ramah dan aman bagi anak-anak.
βKami terus berkomitmen terus berkolaborasi dengan masyarakat Jember menciptakan lingkungan yang ramah dan aman bagi anak-anak,β pungkasnya.
Advertisement