Jelang Waisak 2026, Api Dharma Tiba di Candi Mendut
Umat Buddha bersiap menyambut Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era (BE) yang jatuh pada Minggu, 31 Mei 2026. Menjelang puncak perayaan, suasana khidmat menyelimuti kawasan Candi Mendut, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, saat Api Dharma Waisak tiba untuk disemayamkan dan disakralkan.
Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama, Hari Raya Waisak 2026 diperingati pada 31 Mei 2026.
Api Dharma Waisak 2570 BE yang diambil dari sumber api abadi Mrapen, Kabupaten Grobogan, tiba dengan selamat di Candi Mendut pada Jumat (29/5/2026) sore.
Api suci tersebut nantinya akan dibawa menuju Candi Borobudur pada puncak peringatan Waisak, Minggu 31 Mei 2026.
Makna Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 BE
Hari Raya Waisak merupakan momentum sakral bagi umat Buddha untuk memperingati tiga peristiwa penting dalam kehidupan Siddhartha Gautama, yaitu kelahiran, pencapaian penerangan agung, dan parinibbana atau wafat.
Momen ini juga menjadi ajang menyebarkan pesan damai, doa baik, dan semangat toleransi kepada sesama, baik melalui kegiatan ibadah maupun media sosial.
Api Dharma Waisak Dikawal Ketat Hingga Candi Mendut
Kelancaran perjalanan Api Dharma lintas kabupaten tidak lepas dari pengawalan ketat jajaran kepolisian.
Sejak diberangkatkan dari sumber api abadi Mrapen di Grobogan, rombongan pembawa Api Dharma dikawal langsung oleh mobil patroli Satlantas hingga tiba di gerbang Candi Mendut.
Puluhan personel Polresta Magelang juga tampak bersiaga penuh di area candi untuk memastikan keamanan dan kelancaran prosesi penerimaan serta pensakralan Api Dharma.
Kapolresta Magelang, Herbin Sianipar, mengatakan pihaknya telah merancang manajemen pengamanan secara menyeluruh mulai dari rute perjalanan hingga lokasi kegiatan.
βKami telah menggelar personel di berbagai titik persimpangan dan rute perlintasan demi kelancaran perjalanan Api Dharma agar aman dan lancar sampai ke Candi Mendut. Selain itu, personel juga sudah kami siagakan untuk mengamankan lokasi sekitar candi dan memastikan prosesi pensakralan berjalan tanpa gangguan,β ujarnya.
Sebagai bentuk pelayanan dan pengamanan maksimal, Polresta Magelang juga mendirikan Posko Pengamanan (Pospam) yang dipusatkan di kawasan Candi Mendut.
Posko tersebut disiapkan untuk memberikan respons cepat terhadap berbagai dinamika di lapangan selama rangkaian ibadah berlangsung.
βPosko Pengamanan di Candi Mendut ini semata-mata untuk memberikan keamanan dan kenyamanan maksimal bagi umat Buddha yang sedang melaksanakan rangkaian peribadatan. Kami ingin masyarakat merasa terayomi dengan kehadiran aparat,β kata Herbin dikutip dari laman humaspolri, Sabtu 30 Mei 2026.
Pengamanan Waisak 2026 Berlangsung Tiga Hari
Selama tiga hari ke depan, rangkaian kegiatan keagamaan Waisak akan berlangsung di Candi Mendut maupun Candi Borobudur sebelum mencapai puncaknya pada Minggu, 31 Mei 2026.
Dalam periode tersebut, Polresta Magelang memastikan pengamanan dilakukan secara optimal agar umat Buddha dapat beribadah dengan nyaman tanpa mengganggu aktivitas masyarakat umum.
Kapolresta kembali menegaskan bahwa seluruh personel pengamanan telah diinstruksikan bersikap humanis dan responsif.
βHarapan dari pengamanan ini adalah terciptanya ruang yang kondusif, di mana toleransi antarumat beragama di Magelang terlihat nyata. Kami berkomitmen penuh untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan menuju puncak Waisak tanggal 31 Mei 2026,β tegasnya.
Dengan pengamanan yang diperketat, umat Buddha diharapkan dapat menjalankan ibadah Waisak dengan khusyuk, sementara masyarakat tetap bisa beraktivitas secara aman dan lancar.
Advertisement