Jelang Nataru, Hiswana Migas Jatimbalinus Minta Pertamina Antisipasi Lonjakan 10 Persen
Masa liburan panjang keagamaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 akan terjadi di akhir Desember 2025 ini. Kebutuhan terhadap bahan bakar minyak (BBM) diprediksi akan mengalami lonjakan dari biasanya.
Ketua DPD V Hiswana Migas Jatimbalinus, Ismed Jauhar mengatakan, potensi lonjakan yang terjadi diprediksi mencapai 10 persen dari tahun sebelumnya. Sehingga, pihaknya pun telah mendorong Pertamina untuk menambah stok BBM sebanyak 10 persen.
"Biasanya 10-15 persen, ini kami melihat tren kenaikan Nataru dari tahun-tahun sebelumnya seperti itu," kata Ismed, Kamis 4 Desember 2025.
Selain itu, ia mengatakan, untuk mengantisipasi adanya antrian akibat permintaan BBM yang tinggi pihaknya telah meminta Pertamina untuk menyiapkan buffer stock tambahan.
Hal ini dinilai penting karena mengantisipasi lonjakan permintaan. Sehingga, apabila stok menipis atau bahkan habis bisa langsung tertangani tanpa menunggu datangnya stok. Apalagi, saat ini musim hujan dapat mempengaruhi distribusi.
"Harapan kita buffer stock-nya harus nambah karena sampai hulu sampai hilir," ujarnya.
Salah satu upayanya, kata Ismed, adalah mempersiapkan kantong-kantong SPBU. "Biasanya supply-nya dari depo kan butuh waktu, kita ada kantong-kantong SPBU. Jadi, mobil tangki itu ditaruh di SPBU terdekat biasanya yang traffic meningkat seperti daerah wisata. Begitu ada kritis langsung dikirim," kata dia.