Identifikasi Korban Ponpes Al Khoziny, Dokkes Polda Jatim Kumpulkan DNA Keluarga
Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur mulai mengumpulkan sampel DNA dari keluarga korban yang hingga kini masih belum ditemukan.
Kabid Dokkes Polda Jatim, Kombes Pol. M. Khusnan, menjelaskan, pengambilan sampel dilakukan melalui metode swab mukosa mulut. Teknik ini mengambil selaput lendir dari bagian dalam mulut, seperti dinding pipi, untuk menghasilkan profil DNA keluarga terdekat.
Profil tersebut nantinya menjadi pembanding dengan sampel DNA jenazah korban yang sulit dikenali secara visual.
“Pengambilan DNA dilakukan kepada keluarga kandung, baik orang tua maupun saudara dekat. Data ini sangat penting agar proses identifikasi jenazah korban dapat segera dipastikan,” ungkap Khusnan.
Untuk memperlancar komunikasi, Biddokkes Polda Jatim juga membentuk grup WhatsApp khusus keluarga korban. Melalui media ini, setiap perkembangan mengenai proses identifikasi dan hasil pemeriksaan dapat disampaikan dengan cepat dan terkoordinasi.
Langkah pengumpulan DNA ini menjadi bagian penting dalam tahapan Disaster Victim Identification (DVI) yang dilakukan tim gabungan. Proses identifikasi diharapkan dapat membantu mempercepat kepastian bagi keluarga yang masih menunggu kabar tentang anggota keluarganya.