Huddersfield, Klub Termiskin Penghuni Papan Atas Liga Inggris
Inggris: Jika melihat klasemen sementara Liga Inggris pekan pertama, maka akan terselip nama Huddersfield Town di posisi runner up. Nama "aneh" ini terjepit di antara dua klub besar, Manchester United sebagai pemuncak kelasmen dan Machaster City di posisi ketiga.
Tertulisnya nama Huddersfield di peringkat kedua ini bukan salah ketik. Tapi memang begitu faktanya. Tim asuhan David Wagner berhak berada di poisisi kedua setelah menang 3-0 atas tuan rumah Crystal Palace di Stadion Selhurst Park, Sabtu (12/8).
Bahkan, jika Manchester United tidak menang besar atas West Ham United, 4-0 maka Huddersfield Town akan menduduki tahta tertinggi sebagai pemuncak kelasmen Liga Inggris selama sepekan ini. Siapa sebenarnya tim ini?
Wajar jika agak aneh melihat nama Huddersfield Town ada di daftar papan atas. Selain susah mengeja namanya, pencinta sepakbola juga kurang familiar. Bahkan nama Huddersfield mungkin tidak ada yang mengenali sama sekali.
Musim ini, Huddersfield Town menjadi peserta baru di kompetisi kasta tertinggi Liga Inggris. Dari tiga klub promosi musim ini, Huddersfield Town menjadi klub terakhir setelah dalam babak play off melawan Reading menang adu penalti 4-3.
Meski bukan yang pertama, namun terakhir kali Huddersfield Town bermain di level tertinggi Primier League sudah sangat lama sekali, yaitu tahun 1968 atau 49 tahun silam. Nyaris absen setengah abad.
Bukan hanya itu saja yang membuat tercengang. Selain berstatus tim baru, Huddersfield Town ternyata juga menyandang gelar tim termiskin di Liga Inggris. Lihat daftar Transfermarkt, nilai pasar dari 28 pemain milik Huddersfield Town berharga 50,75 juta euro atau setara Rp 801,5 miliar.
Bandingkan dengan Manchester City yang berisikan 25 pemain dengan total harga pasar 615 juta euro. Tengok juga skuad Chelsea yang bernilai 585,8 juta euro, tetapi malah menelan kekalahan dari Burnley pada laga pertama di kandang sendiri.
Bahkan, harga semua pemain Huddersfield Town bisa ditukar hanya dengan satu pemain milik Manchester United, Romelu Lukaku, yang mencatatkan rekor transfer termahal Liga Inggris musim panas 2017 senilai 84,7 juta euro. Bukan hanya bisa dibuat beli 28 pemain milik Huddersfield, tapi juga masih dapat uang kembalian.
Uniknya lagi, nama striker Huddersfield Town juga masuh dalam jajatan daftar tok skor sementara Liga Inggris. Namanya Steve Mounie masih berusia 22 tahun. Pemain asal Benin, salah satu negara kecil di Benua Afrika itu mencetak dua gol.
Sejajar dengan namen beken, Romelu Lukaku, Sergio Aguero dan striker Timnas Inggris yang bermain di Leicester, Jamie Vardy. Tapi harganya, jelas jauh dibandingkan mereka. Huddersfield Town membeli Mounie dari klub Prancis, Montpellier HSC cuma senilai 4,95 juta euro.
Memang belum tentu Huddersfieid Town akan terus bisa bersaing di papan atas Liga Inggris. Namun, bisa bertengger di peringkat kedua dan menjadi pemuncak kelasmen meski hanya 24 jam, rasanya sudah seperti keajaiban. Layak ditunggu kiprah tim berjuluk The Terriers ini di pekan berikutnya. tom