Hitungan Poin Semusim Championship 2025/2026, PSIS Semarang Ungguli Persela
PSIS Semarang tak terkalahkan atas Persela Lamongan sepanjang kompetisi Championship 2025/2026.
Tim Mahesa Jenar itu lebih unggul. Dari perolehan poin, di tiga kali pertemuan, PSIS meraih lima poin dari dua kali hasil seri dan sekali menang. Sedang Persela hanya dua poin dari dua seri dan sekali kalah.
Catatan hasil seri terakhir tersaji dari pertandingan di Stadion Jatidiri, Semarang, Minggu 15 Pebruari 2025, sore. Persela berhasil menahan imbang tim tuan rumah dengan skor 1-1.
Sebenarnya, tim Laskar Joko Tingkir unggu lebih dulu. Hambali Tholib, berhasil membobol gawang PSIS pada menit 14, yang memanfaatkan umpan cantik dari sayap kanan Rizki Putro Utomo, yang akrab disapa Boski.
Sedang gol balasan PSIS terjadi pada injury time 90+1. Sebelumnya, gawang Persela yabgbdikawal Rafli Mahreza sempat bobok lewat tandukan Otavio Dutra. Tapi, dianulir wasit setelah melihat VAR, ternyata ada pemain PSIS berdiri offside.
Memang, penampilan PSIS pada laga pekan 19 Championship 2025/2026 terlihat lebih mendominasi permainan.
Sejak wasit Bangkit Sanjaya meniup peluit tanda kick off, tim besutan Andi Ramawi langsung tampil menekan. Kalaupun Persela lebih dulu unggul, lewat counter attack.
Kecolongan 0-1 Laskar Mahesa Jenar bukannya turun mental. Sebaliknya, semakin meningkatkan daya serang. Dan, Persela sempat keteteran, hingga nyaris kebobolan.
Kondisi ini juga semakin menyulitkan Persela mengembangkan permainannya. Apalagi, strikernya, Titan Agung dipaksa keluar lapangan karenamelakukan pelanggaran.
Ia mendapatkan kartu kuning kali kedua dan wasit pun mengganjar kartu merah.
Hingga pertandingan babak I pertama berakhir kedudukan 0-1 untuk tim Laskar Joko Tingkir.
Memasuki pertandingan Babak II, PSIS kian mendominasi permainan. Bahkan, dia meningkatkan daya serang dengan menurunkan dua striker.
Sementara Persela, berusaha mempertahankan kemenangannya dengan memasukkan dua pemain bertahan.
Adapun untuk membantu serangan, pelatih Persela Bima Sakti baru memasukkan John Mena dan Rafiud Drajat ketua pertandingan babak II sudah lebih dari separoh waktu pertandingan.
Memang, ritme pertandingan sempat meningkat. Tetapi, upaya menyerang selalu kandas tanpa mampu mencetak gol.
Sebaliknya, PSIS menjelang menit-menit akhir semakin gencar menyerang, hingga akhirnya membuahkan hasil. Tendangan Otavio Dutra yang sebenarnya agak melenceng ke kanan gawang Persela, justru akhirnya menipu penjaga gawang Rafli Mahreza karena membentur kaki Rafael hingga bola bergulir pelan ke sudut kiri gawang hingga terjadi gol.
Pelatih Persela, Bima Sakti mengaku sedikit kecewa dengan hasil seri ini. Menurutnya, kemenangan sudah di depan mata, tetapi harus berakhir seri
"Tetapi, kita tetap harus bersyukur dengan berhasil mendapatkan satu poin di kandang lawan. Selanjutnya kita akan evaluasi," tuturnya.
Sementara itu, pelatih PSIS, Andri Ramawi sangat berterimakasih kepada semua pemain yang sudah bekerja keras hingga pertandingan usai.
Sebab, dengan kerja keras itu tim yang dirsitekinya akhirnya mampu menyamakan kedudukan.
"Meskioun hasilnya tidak sesuai yang kita harapkan, hasil seri ini tetap kita syukuri. Kita yakin ke depan lebih baik dalam mengarungi delapan match mendatang," tandasnya.