Hingga Agustus 2025, 21 Anak di Bondowoso Terpapar Penyakit Campak
Penyakit campak yang mewabah di Sumenep, Bangkalan, dan Pamekasan Madura, ternyata juga terjadi di Bondowoso. Dinas Kesehatan (Dinkes) Bondowoso mencatat sepanjang Januari hingga Agustus 2025 sebanyak 21warga Bondowoso terserang penyakit campak.
Dari jumlah itu, penyakit campak tidak hanya menyerang balita, tapi juga anak hingga remaja. Meski begitu, serangan penyakit disebabkan virus Morbillivirus di Bondowoso ini tidak sampai menyebabkan pasien meninggal dunia, karena cepat tertangani.
Plt. Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bondowoso, dr. Titik Erna Erawati, mengatakan, penyebab serangan campak, karena balita atau anak tidak imunisasi dasar campak berupa vaksinasi MMR(Measles, Mumps, Rubella). Yakni, imunisasi campak dosis pertama pada balita usia nol hingga 9 bulan, dosis kedua usia 18 bulan, dan dosis ketiga usia 5 -7 tahun.
"Sebanyak 21 warga Bondowoso yang terserang campak itu, karena belum mendapat imunisasi campak lengkap. Kalau pasien sudah mendapat imunisasi terkena campak, gejalanya tidak berat dan cepat tertangani," kata dokter Titik Erna, Sabtu, 6 September 2025.
Dengan ditemukannya 21 warga Bondowoso terserang penyakit campak ini, menurut dia, Dinkes menggencarkan sosialisasi dan edukasi pentingnya imunisasi lengkap termasuk vaksinasi campak untuk balita dan anak. Ini sebagai upaya pencegahan dan melindungi balita serta anak dari serangan penyakit campak.
"Campak ini penyakit menular dan sebenarnya tidak berbahaya. Tapi, komplikasinya sangat berbahaya, seperti radang paru-paru hingga radang otak yang bisa menyebabkan kematian. Kuncinya, kita jangan menunggu anak sakit, baru menyesal karena tidak mendapat imunisasi," ujarnya.
Karena itu, lanjut dokter Titik Erna, Dinkes juga melakukan upaya imunisasi campak di tingkat sekolah dasar (SD). Selain itu, melakukan cek kesehatan gratis secara berkala kepada para siswa SD di Bondowoso.
"Ini semua upaya pencegahan dan kontrol aktif melalui vaksinasi serta edukasi dilakukan Dinkes Bondowoso agar tidak ada lagi anak yang terserang penyakit campak," pungkasnya.