Harga Emas Rabu 19 November 2025: Sempat Naik Tipis, Antam, Galeri24, dan UBS Anjlok
Harga emas hari ini, Rabu 19 November 2025, tercatat bergerak fluktuatif dengan tren penurunan pada tiga merek utama: Antam, UBS, dan Galeri24. Berdasarkan pembaruan resmi Pegadaian, harga emas batangan mengalami koreksi cukup tajam setelah sempat menguat pada perdagangan sebelumnya.
Meski demikian, tren bullish emas sejak awal November 2025 masih berlanjut, dipicu oleh sentimen positif pasar global yang memandang emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi.
Harga Emas Hari Ini – Rabu, 19 November 2025
(Diperbarui melalui Pegadaian)
Denominasi | Galeri24 | Antam | UBS |
0,5 gram | Rp 1.250.000 | - | Rp 1.289.000 |
1 gram | Rp 2.383.000 | - | Rp 2.385.000 |
2 gram | Rp 4.694.000 | - | Rp 4.733.000 |
5 gram | Rp 11.650.000 | - | Rp 11.695.000 |
10 gram | Rp 23.237.000 | - | Rp 23.267.000 |
25 gram | Rp 57.951.000 | - | Rp 58.052.000 |
50 gram | Rp 115.809.000 | - | Rp 115.865.000 |
100 gram | Rp 231.504.000 | - | Rp 231.640.000 |
Harga Emas Selasa, 18 November 2025
Denominasi | Galeri24 | Antam | UBS |
0,5 gram | Rp 1.268.000 | - | Rp 1.308.000 |
1 gram | Rp 2.418.000 | - | Rp 2.422.000 |
2 gram | Rp 4.766.000 | - | Rp 4.805.000 |
5 gram | Rp 11.826.000 | - | Rp 11.871.000 |
10 gram | Rp 23.588.000 | - | Rp 23.618.000 |
25 gram | Rp 58.825.000 | - | Rp 58.929.000 |
50 gram | Rp 117.557.000 | - | Rp 117.614.000 |
100 gram | Rp 234.997.000 | - | Rp 235.135.000 |
Penurunan Harga Emas 18–19 November 2025
Hasil perbandingan menunjukkan koreksi cukup signifikan pada seluruh merek:
Emas Galeri24
Harga turun dari Rp 2.413.000 menjadi Rp 2.383.000 per gram, mengalami penurunan Rp 30.000.
Emas UBS
Harga melemah dari Rp 2.415.000 menjadi Rp 2.385.000 per gram, terkoreksi Rp 30.000.
Emas Antam
Data dari laman emas antam, pada Selasa (18/11), harga berada di Rp 2.322.000 per gram, turun Rp 29.000 dari perdagangan Senin (17/11) di Rp 2.351.000 per gram.
Sentimen Global Pengaruhi Pergerakan Emas
Penurunan harga emas domestik ini mencerminkan kondisi pasar global yang masih dibayangi ketidakpastian. Investor tengah menantikan arah kebijakan suku bunga bank sentral dunia, yang menjadi faktor dominan dalam menentukan pergerakan harga emas dalam waktu dekat.
Jika tekanan geopolitik dan ekonomi global terus meningkat, emas diprediksi tetap menjadi instrumen lindung nilai favorit, meski volatilitas jangka pendek masih mungkin terjadi.