Harga Emas Antam Hari Ini Sabtu 20 Juni 2026 Turun Rp30.000, Kini Rp2,673 Juta per Gram
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada Sabtu 20 Juni 2026 mengalami penurunan cukup signifikan. Berdasarkan pembaruan harga logam mulia, emas Antam dibanderol Rp2.673.000 per gram, turun Rp30.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp2.703.000 per gram.
Penurunan harga tersebut terjadi pada seluruh pecahan emas batangan yang dipasarkan Antam. Meski mengalami koreksi, emas masih menjadi salah satu instrumen investasi favorit masyarakat karena dinilai mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang.
Harga Emas Antam Hari Ini, Sabtu 20 Juni 2026
Berikut daftar harga emas Antam terbaru:
Berat | Harga Dasar | Harga + PPh 0,25% |
0,5 gram | Rp1.386.500 | Rp1.389.966 |
1 gram | Rp2.673.000 | Rp2.679.683 |
2 gram | Rp5.286.000 | Rp5.299.215 |
3 gram | Rp7.904.000 | Rp7.923.760 |
5 gram | Rp13.140.000 | Rp13.172.850 |
10 gram | Rp26.225.000 | Rp26.290.563 |
25 gram | Rp65.437.000 | Rp65.600.593 |
50 gram | Rp130.795.000 | Rp131.121.988 |
100 gram | Rp261.512.000 | Rp262.165.780 |
250 gram | Rp653.515.000 | Rp655.148.788 |
500 gram | Rp1.306.820.000 | Rp1.310.087.050 |
1.000 gram | Rp2.613.600.000 | Rp2.620.134.000 |
Dibandingkan Kemarin, Harga Emas Antam Turun Rp30.000
Pada perdagangan Jumat (19/6/2026), harga emas Antam masih berada di level Rp2.703.000 per gram. Dengan demikian, terjadi penurunan Rp30.000 per gram pada perdagangan hari ini.
Berikut harga emas Antam pada Jumat 19 Juni 2026:
0,5 gram: Rp1.401.500
1 gram: Rp2.703.000
2 gram: Rp5.346.000
3 gram: Rp7.994.000
5 gram: Rp13.290.000
10 gram: Rp26.525.000
25 gram: Rp66.187.000
50 gram: Rp132.295.000
100 gram: Rp264.512.000
250 gram: Rp661.015.000
500 gram: Rp1.321.820.000
1.000 gram: Rp2.643.600.000
Harga tersebut merupakan harga dasar dan belum termasuk Pajak Penghasilan (PPh) sebesar 0,25 persen yang dikenakan pada setiap transaksi pembelian emas batangan.
Emas Tetap Jadi Investasi Favorit
Meskipun mengalami fluktuasi harga dalam jangka pendek, emas tetap menjadi salah satu instrumen investasi yang banyak dipilih masyarakat. Logam mulia dikenal memiliki nilai yang relatif stabil dan sering dijadikan aset lindung nilai (safe haven) saat terjadi ketidakpastian ekonomi maupun gejolak pasar keuangan global.
Bagi investor, penurunan harga seperti saat ini sering dimanfaatkan untuk melakukan akumulasi pembelian. Strategi membeli saat harga terkoreksi dinilai dapat memberikan potensi keuntungan lebih besar dalam investasi jangka panjang.