Harga Emas 17 April 2026: Antam Turun Rp20.000 per Gram, UBS dan Galeri24 Ikut Melemah
Harga emas batangan pada Jumat, 17 April 2026, menunjukkan tren penurunan di tengah dinamika pasar global. Berdasarkan pembaruan resmi dari Pegadaian, tiga produk emas yakni Antam, UBS, dan Galeri24 sama-sama mengalami pelemahan harga.
Untuk ukuran 1 gram, emas Antam turun Rp20.000 menjadi Rp2.868.000 per gram dari sebelumnya Rp2.888.000. Sementara itu, emas Galeri24 turun Rp5.000 menjadi Rp2.886.000 dari Rp2.891.000, dan UBS melemah Rp16.000 menjadi Rp2.918.000 dari Rp2.934.000 per gram.
Rincian Harga Emas 17 April 2026
Berikut daftar harga emas batangan terbaru:
0,5 gram: Galeri24 Rp1.513.000 | Antam Rp1.484.000 | UBS Rp1.577.000
1 gram: Galeri24 Rp2.886.000 | Antam Rp2.868.000 | UBS Rp2.918.000
2 gram: Galeri24 Rp5.702.000 | Antam Rp5.686.000 | UBS Rp5.790.000
3 gram: Antam Rp8.511.000
5 gram: Galeri24 Rp14.150.000 | Antam Rp14.155.000 | UBS Rp14.307.000
10 gram: Galeri24 Rp28.225.000 | Antam Rp28.230.000 | UBS Rp28.465.000
25 gram: Galeri24 Rp70.182.000 | Antam Rp70.410.000 | UBS Rp71.021.000
50 gram: Galeri24 Rp140.252.000 | Antam Rp140.655.000 | UBS Rp141.750.000
100 gram: Galeri24 Rp280.367.000 | Antam Rp281.160.000 | UBS Rp283.388.000
250 gram: Galeri24 Rp699.194.000 | UBS Rp708.263.000
500 gram: Galeri24 Rp1.398.387.000 | UBS Rp1.414.862.000
1.000 gram: Galeri24 Rp2.796.774.000 | Antam Rp2.808.600.000
Perbandingan Harga Emas 16 April 2026
Pada perdagangan sebelumnya, Kamis 16 April 2026, harga emas tercatat lebih tinggi. Untuk 1 gram, Galeri24 berada di Rp2.891.000, Antam Rp2.888.000, dan UBS Rp2.934.000 per gram.
Penurunan harga hari ini menunjukkan adanya koreksi setelah pergerakan naik dalam beberapa hari terakhir.
Analisis Pergerakan Harga Emas
Pelemahan harga emas pada hari ini mencerminkan respons pasar terhadap kondisi global yang masih fluktuatif. Koreksi pada emas Antam menunjukkan aksi ambil untung (profit taking) oleh investor setelah tren kenaikan sebelumnya.
Di sisi lain, penurunan pada UBS dan Galeri24 mengindikasikan tekanan yang merata di pasar emas domestik. Meski demikian, emas tetap menjadi instrumen investasi yang diminati karena dikenal sebagai aset lindung nilai atau safe haven saat ketidakpastian ekonomi.
Investor disarankan untuk terus memantau pergerakan harga emas dan faktor global seperti inflasi, suku bunga, serta nilai tukar sebelum mengambil keputusan investasi.