Hadapi Rawan Bencana Presiden Prabowo Akan Mendatangkan 200 Unit Helikopter Ke Indonesia
Presiden RI, Prabowo Subianto, mengatakan, pemerintah akan mendatangkan hingga 200 unit helikopter ke Indonesia mulai awal tahun 2026.
Langkah ini untuk memperkuat kemampuan alutsista hingga mendukung operasi kemanusiaan dalam kesiapsiagaan penanganan bencana, . Mengingat, Indonesia berada di kawasan 'ring of fire' yang rentan bencana.
"Minggu ini, helikopter baru datang 5 buah minggu ini, dan terus berdatangan dan saya sudah perintahkan mulai Januari tahun depan dan seterusnya, kita akan datangkan 200 helikopter, " katanya, saat pidato di Puncak HUT Ke-61 Partai Golkar, dukutip Minggu 7 Desember 2025.
Pernyatannya itu sebagai respons cepat pemerintah terhadap bencana banjir besar yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan sekitarnya. Prabowo jugamenyampaikan empati mendalam kepada warga yang tengah terdampak bencana.
Ia menegaskan bahwa meskipun Indonesia kerap diuji oleh musibah, bangsa ini selalu mampu bangkit berkat kekuatan kolektif dan kerja cepat seluruh komponen negara.
Ia menyoroti bahwa dalam peristiwa banjir kali ini, negara bergerak sigap dengan pengerahan 50 helikopter yang sudah beroperasi di kawasan terdampak.
Prabowo kemudian mengungkapkan, lima helikopter tambahan baru tiba pekan ini dan penguatan armada akan terus berlangsung.
Menurut Prabowo, pengadaan alutsista bukan semata-mata untuk pelestarian, tetapi juga kebutuhan mendesak dalam menghadapi kenyataan geografis Indonesia yang berada di kawasan 'ring of fire', sehingga rentan terhadap bencana.
Ia menanggapi kritik sebagian pihak yang mempertanyakan pembelian alutsista dalam jumlah besar. Presiden menegaskan bahwa pemimpin harus mampu melihat jauh ke depan dan mempersiapkan negara menghadapi skenario terburuk.
"Kalau ada bencana, kalau ada musibah, kalau ada perang sekalipun, kita tidak bisa datang ke suatu toko beli helikopter, tidak ada," kata Presiden.
Ia menambahkan, pemerintah akan terus mengerahkan seluruh kapasitas, termasuk pesawat angkut Hercules C-130J dan Airbus A400 yang baru tiba, demi percepatan pemulihan korban bencana di seluruh penjuru Tanah Air.
TNI Kerahkan 30.864 Prajurit dan 70 Alutsista
TNI mengintensifkan operasi kemanusiaan dalam penanganan dampak bencana alam di wilayah Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Hingga kini sudah 30.864 prajurit dan 70 alutsista yang dikerahkan ke lokasi bencana.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah mengungkapkan, total personel yang terlibat saat ini mencapai 30.864 prajurit.
Dalam mendukung mobilisasi logistik dan personel, TNI telah mengerahkan secara keseluruhan total alutsista yang terlibat mencapai 70 unit.
“Jumlah pesawat angkut 18 pesawat, helikopter 36 helikopter, Kapal TNI yang dilibatkan ada 16 kapal, 14 KRI dan 2 ADRI,” kata Freddy di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Sabtu 6 Desember 2025.
TNI AD Terjunkan 80 Personel Bersihkan RSUD Aceh Tamiang yang Porak Poranda
Freddy juga menjelaskan distribusi bantuan kemanusiaan terus dipercepat melalui jalur udara dan laut. Total bantuan udara dari Lanud Halim Perdanakusuma ke berbagai pangkalan amencapai 271,39 ton, ditambah bantuan melalui airdrop 26,22 ton, serta bantuan lewat jalur laut sebanyak 968 ton.
“Sehingga total bantuan logistik yang telah tiba di wilayah terdampak mencapai 1.265,61 ton. L,” paparnya.