Gendong Anak Pukul Pemain, Everton Hukum Berat Suporternya
Merseyside: Ini pelajaran berharga buat klub di Indonesia dari Everton. Klub Liga Inggris itu baru saja memberikan hukuman berat pada suporternya yang melakukan tindakan anarkis dalam laga Everton vs Lyon di ajang Liga Europa, Jumat 20 Oktober 2017.
Dalam laga tersebut, kericuhan terjadi dipicu oleh kapten Everton sendiri, Ashley Williams, setelah dorongannya terhadap kiper Lyon, Anthony Lopes, memanaskan pemain lainnya.
Kericuhan ini juga melibatkan suporter tuan rumah. Satu suporter Everton tertangkap kamera tengah melayangkan tinju ke arah Lopes. Padahal suporter ini sedang mengendong anak lelaki yang berusia sekitar 5 tahun.
Manajemen Everton langsung melakukan tindakan tegas. Pria tersebut menerima hukuman berupa larangan datang ke stadin untuk menyaksikan laga Everton selamanya alias seumur hidup.
“Kami telah mengidentifikasi orang tersebut, dan kami akan mengambil langkah tegas. Langkah tersebut adalah larangan hadir ke laga-laga Everton selamanya, serta laporan tertulis ke kepolisian Merseyside.” ucap pernyataan resmi Everton dikutip dari BBC.
“Pihak klub sudah melihat rekaman insiden yang terjadi saat salah seorang suporter berkonfrontasi dengan pemain. Tidak ada tempat untuk perbuatan anarkis di sepakbola, ” tandas manajemen Everton. Nah, adakah klub Indonesia yang bisa tegas seperti Everton? tom