FIFA Beri Penghargaan Fair Player. Terinspirasi Choirul Huda?
London: Entah terinspirasi kasus kiper Persela Choirul atau tidak, yang pasti induk organisasi sepakbola dunia atau FIFA memberikan penghargaan khusus kepada pemain yang menjadi penyelamat nyawa pemain lainnya dalam acara FIFA Football Awards, Selasa 24 Oktober 2017, dini hari tadi.
Penerima penghargaan khusus itu diberikan kepada pemain asal Togo, Francis Kone. Gelar Fair Player itu diberikan sebelum Ronaldo terpilih menjadi pemain terbaik dunia. Kone naik ke podium atas dedikasinya menyelamatkan empat nyawa pemain di atas lapangan, meski pemain lawan.
Pada Februari 2017, Kone yang masih memperkuat klub Ceko, Slovacko, melakukan penyelamatan bagi kiper tim lawan asal klub Bohemian 1905. Kiper Bohemian, Martin Berkovec, yang saat itu berusaha menyelamatkan gawangnya justru bertabrakan dengan pemain lain hingga membuatnya terkapar di atas lapangan.
“Saya melihat kiper itu terkapar tak bergerak, dia tidak sadarkan diri dan mungkin bisa lebih buruk dari itu. Saya melihat bagian matanya putih,. Jadi saya menahan satu kaki di dadanya untuk menjaga lengan kiriny karena terkadang tubuh bisa menegang, menjadi sangat kuat, dan Anda tidak dapat selalu mengendalikannya,” ujar Kone.
“Lalu saya berusaha untuk memasukkan jari-jari saya ke dalam mulutnya, namun rahangnye terkunci rapat, tapi saya fokus untuk membuat lidahnya tidak tertelan. Semua akhirnya selesai dalam beberapa detik, dan saat kiper tersebut benar-benar mencoba mengatakan sesuatu, saya tahu dia akan baik-baik saja dan saat itulah saya bangkir dan berjalan pergi,” cerita Kone.
Sebelum membantu kiper Bohemian, pemain kelahiran 29 November 1990 itu telah menyelamatkan tiga nyawa pemain lain.
Saat berada di Thailand, Kone pernah menyelamatkan rekan setimnya yang lain saat cedera, lalu seorang pemuda berusia 18 tahun yang nyaris meninggal dunia karena menderita cedera kepala di gym.
Satu lagi, saat Kobe bermain untuk Togo dalam sebuah laga ekspedisi di Oman. Sama, Kone juga kembali menyelamatkan pemain lawan yang nyaris menelan lidahnya karena benturan yang dialami saat berada di atas lapangan.
Terkait dengan kasus meninggalnya Choirul Huda yang menjadi sorotan dunia, FIFA sendiri memberikan ucapan belasungkawa lewat akun twiter resminya. tom