Etape Tiga TdBI, Pembalap Disuguhi Rute Rolling dengan Tanjakan Panjang
Tour de Banyuwangi Ijen (TdBI) 2025 memasuki etape ketiga. Etape ini akan membuat pembalap lebih bekerja keras melintasi rute rolling hingga tanjakan terjal dan panjang. Etape ketiga ini sekaligus pemanasan bagi pembalap sebelum etape empat yang melintasi tanjakan ekstrem menuju finis di Pal Tuding, Ijen.
Etape empat yang start di RTH Glenmore akan menempuh jarak 140,3 km. Ini akan menjadi babak krusial yang menantang. Dibutuhkan energi dan strategi para pembalap untuk memenangkan etape ini.
Rute naik turun disuguhkan di sepanjang rute. Pembalap akan harus menguras tenaga di tanjakan panjang sejauh 14 km dari Desa Labanasem, Kecamatan Kabat hingga Pakel, Kecamatan Licin. Kekuatan fisik pembalap diuji dengan gradien tanjakan mencapai 15 persen dan elevasi mencapai 527 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Chairman TdBI 2025, Guntur Priambodo, mengatakan pembalap tipe all-rounder diprediksi akan mendominasi etape ini. Sebab etape ketiga memadukan rute datar, tanjakan. Meski belum masuk tanjakan utama, rolling track yang panjang dan intens diprediksi akan menguras energi pembalap.
"Etape ini memiliki tiga intermediate sprint di kilometer 26, kilometer 58, dan kilometer 95, serta satu titik tanjakan King of Mountain (KOM) di kilometer 114, tepatnya di Pakel," terangnya.
Dijelaskannya, etape ketiga menjadi pemanasan sebelum para pembalap menghadapi etape terakhir yang akan menyuguhkan tanjakan ekstrem menuju finis Paltuding Ijen.
Etape ini juga berpeluang menjadi penentu bagi perebutan yellow jersey. Karena pembalap unggulan mulai menunjukkan kekuatannya.
"Serta menjadi momentum bagi klasemen umum pembalap," pungkasnya.