Esteban Viscaraa dan Rafiud Disanksi Larangan Empat Kali Tanding, Persela Tidak Bisa Banding
Persela Lamongan tanpa diperkuat dua pemain pilarnya, Esteban dan Rafiud Drajad selama empat kali pertandingan di ajang Championship 2025-26.
Keduanya mendapatkan sanksi larangan bertanding sebanyak empat kali dengan alasan melakukan pelanggaran keras.
Pelanggaran keduanya didapat saat melawan PS Barito Putra di Stadion Deman Lehman, Martapura, Kalimantan Selatan. Persela menang 0-1.
Sanksi terhadap Viscaraa jelas. Karena ia langsung mendapatkan kartu merah. Tepatnya saat pemain naturalisasi itu diganti di injury time.
Ia dinilai memperlambat jalannya saat keluar lapangan, sehingga salah seorang pemain Barito Putera mendorongnya agar segera keluar.
Ternyata saat didorong, spontan tangannya bergerak ke belakang hingga mengenai wajah pemain tersebut. Wasit pun mengganjarnya dengan kartu merah.
Beda dengan Rafiud, sanksi kepada pemain bek kanan ini dirasa Persela sangat mengejutkan. Ia melakukan pelanggaran di babak I dan hanya mendapatkan kartu kuning.
Tetapi, sehari menjelang pertandingan, Persela mendapatkan surat dari I.League melalui operator Championship 2025/2026, menyebutkan Rafiud terkena sanksi larangan tanding empat kali.
Karena itu, saat menjamu PSS Sleman di Stadion Surajaya Lamongan banyak yang mempertanyakan alasan Rafiud tidak diturunkan. Dan itulah jawabannya.
Karteker pelatih Persela, Ragil Sudirman, mengaku kaget dengan turunnya sanksi itu. Ia menilai sanksi itu sangat berat. Padahal, saat pertandingan Rafiud hanya mendapatkan kartu kuning.
"Tapi, informasinya pihak Barito Putera mengirim rekaman video saat terjadi pelanggaran kepada operator, sehingga turun keputusan sanksi itu," katanya.
Sementara CEO Persela, Fariz Julinar Maurisal membenarkan adanya sanksi dari komisi disiplin terhadap Viscaraa dan Rafiud. Sejatinya Persela hendak banding.
"Tapi, kita tidak bisa untuk banding dalam putusan komdis tersebut," jelasnya, kepada ngooibareng.id, Selasa 28 Oktober 2025.
Faris mengatakan, sanksi tersebut memang berat bagi Persela. Hanya, ia optimistis apapun bisa dijalani.
"Semua pemain kita di tim ini (Persela) siap," tandasnya.
Memang, buktinya saat Persela menjamu Super Elja PSS Sleman, tanpa Viscaraa dan Rafiud, bisa menang 2-1. Bahkan, kemenangan itu mencatat rekor kedua mengalahkan tim tak terkalahkan selama Championship 2025/2026 berlangsung.