Edi Susanto Resmi Jadi Sekda Bojonegoro Setelah Setahun Diisi Tiga Penjabat Sementara
Setelah satu tahun kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Bojonegoro diisi oleh penjabat sementara (Pj), akhirnya jabatan strategis tersebut kini memiliki pejabat definitif.
Edi Susanto, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris DPRD Bojonegoro, resmi ditetapkan sebagai Sekda Bojonegoro usai melalui seluruh tahapan seleksi terbuka yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengumumkan hasil seleksi tersebut pada Selasa, 27 Oktober 2025. Ia memastikan bahwa seluruh proses telah berjalan sesuai mekanisme yang berlaku dan transparan. “Sudah ada hasilnya, hasilnya adalah Pak Edi Susanto,” ujar Bupati Setyo Wahono kepada media Rabu 29 Oktober 2025.
Penetapan Edi Susanto dilakukan setelah dirinya memperoleh nilai tertinggi dari tiga peserta terbaik dalam seleksi jabatan pimpinan tinggi pratama Sekda Bojonegoro. Dua peserta lainnya adalah Eka Atikah, Sekretaris DPRD Kota Blitar, dan Sukaemi, Staf Ahli Bupati Bojonegoro Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan.
Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Bojonegoro, Hari Kristianto, menyebutkan bahwa pelantikan Sekda definitif akan dilakukan dalam waktu dekat. “Pastinya dalam waktu dekat ini,” ujarnya.
Sebelum ditetapkan sebagai Sekda definitif, posisi tersebut sempat diisi secara bergantian oleh tiga penjabat (Pj), yakni Djoko Lukito, Andik Sujarwo, dan Drs. Kusnandaka Tjatur Prasetijo. Kekosongan jabatan Sekda terjadi sejak September 2024, setelah Nurul Azizah terpilih sebagai Wakil Bupati Bojonegoro mendampingi Setyo Wahono.
Bupati Setyo Wahono berharap, dengan dilantiknya Edi Susanto, koordinasi antarperangkat daerah dapat berjalan lebih efektif dan profesional. “Kami berharap Pak Edi segera menyesuaikan diri dan memberikan kinerja terbaik untuk kemajuan Kabupaten Bojonegoro,” ujarnya.
Diketahui, proses seleksi jabatan Sekda Bojonegoro diikuti lima peserta. Namun, dua di antaranya, yakni Priyo Suhartono (Sekda Kota Blitar) dan Mahkudi (Kepala Bakesbangpol Bojonegoro), tereliminasi pada tahap awal seleksi administrasi dan kompetensi.
Dengan ditetapkannya Edi Susanto sebagai Sekda Bojonegoro definitif, pemerintah daerah kini kembali memiliki figur tetap di posisi strategis tersebut setelah setahun diisi oleh pejabat sementara.