Dua Macan Tutul Jawa Terekam Kamera di Hutan Mendolo Pekalongan
Kemunculan dua ekor macan tutul Jawa (Panthera pardus melas) terekam kamera jebak atau camera trap di kawasan Hutan Desa Mendolo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Dua predator puncak Pulau Jawa tersebut terekam dalam sebuah video berdurasi sekitar 25 detik. Rekaman memperlihatkan dua individu macan tutul melintas di jalur yang sama di kawasan hutan.
Menariknya, kedua macan tutul tersebut memiliki variasi warna tubuh yang berbeda.
Macan pertama memiliki morf melanistik atau yang lebih dikenal masyarakat sebagai macan kumbang. Tubuhnya tampak didominasi warna hitam pekat.
Sementara macan kedua memiliki pola tubuh bertotol atau rosette. Pola tersebut merupakan salah satu ciri khas yang terlihat pada macan tutul Jawa.
Kemunculan dua individu dengan variasi warna berbeda ini menjadi rekaman penting terkait keberadaan satwa liar di kawasan Hutan Mendolo, Pekalongan.
Dua Individu Macan Tutul Jawa Terekam Kamera Trap
Dalam rekaman kamera trap, kedua macan terlihat berjalan melewati jalur yang sama. Perbedaan warna tubuh membuat kedua individu tersebut cukup mudah dibedakan.
Individu pertama merupakan macan dengan morf melanistik atau macan kumbang, sedangkan individu kedua merupakan macan tutul dengan pola totol atau rosette yang lebih umum dikenali.
Rekaman tersebut menunjukkan bahwa kawasan Hutan Mendolo masih menjadi habitat bagi macan tutul Jawa, salah satu satwa predator puncak yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan.
Kamera jebak dipasang di kawasan hutan untuk memantau keberadaan dan aktivitas satwa liar. Penggunaan kamera trap memungkinkan aktivitas satwa yang sulit diamati secara langsung dapat terdokumentasi tanpa mengganggu pergerakan alami hewan.
Macan Kumbang Merupakan Morf Melanistik
Macan kumbang pada dasarnya bukan spesies yang berbeda dari macan tutul Jawa. Sebutan tersebut umumnya digunakan untuk macan tutul dengan morf melanistik, yakni kondisi ketika warna tubuh tampak sangat gelap atau hitam akibat tingginya pigmentasi.
Meski terlihat hitam pekat, pola totol khas macan tutul tetap dapat terlihat pada kondisi pencahayaan tertentu.
Sementara macan tutul dengan warna tubuh normal memiliki pola rosette yang lebih jelas dan menjadi salah satu karakteristik visual satwa tersebut.
Keberadaan dua variasi warna dalam satu kawasan hutan menunjukkan keragaman individu macan tutul Jawa yang masih dapat ditemukan di habitat alaminya.
Hutan Mendolo Menjadi Habitat Satwa Liar
Kemunculan dua macan tutul Jawa di Hutan Mendolo juga memperlihatkan pentingnya kawasan hutan sebagai habitat berbagai jenis satwa liar.
Sebagai predator puncak, keberadaan macan tutul memiliki fungsi ekologis dalam mengendalikan populasi satwa mangsa dan menjaga keseimbangan rantai makanan.
Rekaman kamera trap menjadi salah satu metode penting untuk mengetahui keberadaan satwa yang bersifat soliter dan memiliki wilayah jelajah luas seperti macan tutul.
Dokumentasi dua macan tutul dengan warna tubuh berbeda di Hutan Mendolo, Kecamatan Lebakbarang, Kabupaten Pekalongan, menjadi bukti menarik mengenai keberadaan predator puncak tersebut di kawasan hutan Jawa Tengah.