Dua Kawanan Maling Sapi Asal Probolinggo Ditangkap Saat Beraksi di Jember
Satreskrim Polres Jember berhasil mengungkap kasus pencurian ternak sapi yang melibatkan komplotan lintas daerah, pada Rabu, 17 Desember 2025. Dalam pengungkapan tersebut, dua orang tersangka berhasil diamankan, sementara dua pelaku lainnya masih masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kepala Bagian Operasional (KBO) Satuan Reserse Kriminal Polres Jember, Iptu Dwi Sugiyanto, mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula dari informasi ciri-ciri pelaku dan kendaraan yang digunakan. Ciri-ciri tersebut telah tersebar di internal kepolisian.
Setelah ditelusuri, mobil yang digunakan untuk mengangkut sapi akhirnya terdeteksi berada di perbatasan Kecamatan Gumukmas dan Kencong.
โPemilik sapi mengetahui ciri-ciri mobil itu karena sudah di-share oleh teman-teman Polsek melalui Polres. Ciri-ciri mobil tersebut kemudian terdeteksi sedang standby di perbatasan Gumukmas dengan Kencong,โ jelasnya, Kamis, 18 Desember 2025.
Setelah mendapatkan informasi tersebut, Polsek Tanggul dan Polres Jember langsung melakukan koordinasi cepat untuk melakukan penangkapan. Petugas kemudian mendatangi lokasi kendaraan yang diduga digunakan pelaku untuk mengangkut sapi hasil curian.
โPenangkapan diawali dari informasi itu, lalu petugas mendatangi lokasi mobil pengangkut yang kebetulan sedang standby di perbatasan wilayah Gumukmas dan Kencong,โ tambahnya.
Dari hasil penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan para pelaku yang saat itu telah membawa tiga ekor sapi, terdiri dari dua ekor sapi dewasa dan satu ekor sapi berukuran kecil.
Saat ini, polisi telah mengamankan dua orang tersangka berinisial RS dan NW, yang diketahui merupakan warga Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo. Sementara itu, dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan diduga melarikan diri ke luar wilayah Jember.
โYang sudah diamankan sementara dua orang, sedangkan dua orang lainnya masih DPO. Kemarin juga sudah kita lanjutkan pencarian ke rumah terduga pelaku, namun belum ditemukan. Kemungkinan masih melarikan diri,โ ungkapnya.
Terkait temuan satu ekor sapi di wilayah lain yang dilaporkan dalam kondisi lemah, Dwi menyebut pihaknya masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebabnya.
โSementara ini belum bisa dipastikan apakah diracun atau tidak. Kemungkinan sapi tersebut sudah kelelahan karena jarak antara TKP dengan lokasi transit cukup jauh, sehingga satu ekor sapi ditinggal,โ jelasnya.
Untuk sementara, tiga ekor sapi yang berhasil diamankan telah diserahkan kembali kepada pemiliknya. Namun, sapi tersebut masih dititipkan kepada pemilik untuk dirawat sambil menunggu proses hukum lebih lanjut.
โSaat ini sapi sudah kita serahkan ke pemiliknya, dengan status dititipkan untuk perawatan,โ katanya.
Terkait modus operandi yang digunakan pelaku, Dwi menyampaikan, penyidik masih melakukan pendalaman dan pengembangan kasus, termasuk kemungkinan keterlibatan jaringan yang lebih luas. Polisi juga masih mendalami modus yang dilakukan tersangka.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, komplotan tersebut tidak hanya beraksi di Kabupaten Jember. Berdasarkan informasi sementara, para pelaku juga diduga melakukan pencurian sapi di wilayah lain.
โInformasinya pelaku ini tidak hanya beraksi di Jember saja. Diduga mereka juga pernah beraksi di wilayah Lumajang dan Probolinggo,โ pungkasnya.
Advertisement