Dua Desa Terdampak Banjir Bandang di Bondowoso Digerojok Air Bersih
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso menggelontorkan bantuan air bersih 2 desa yang terdampak banjir bandang pada Senin 23 Desember 2024. Dua desa ini adalah Desa Pakisan dan Tlogosari di Kecamatan Tlogosari, Bondowoso.
Kepala BPBD Bondowoso, Sigit Purnomo mengatakan, BPBD menggerojok bantuan air bersih ke Desa Pakisan dan Tlogosari, karena masyarakatnya kesulitan air bersih karena pipa saluran air bersih dan sumber air bersih di 2 desa itu rusak diterjang banjir bandang.
"BPBD Bondowoso menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 10 ribu liter ke masing-masing desa," kata Sigit Purnomo, Sabtu 28 Desember 2024.
Menurut dia, BPBD Bondowoso mencatat sekitar 1.700 -an kepala keluarga (KK) membutuhkan air bersih. Rinciannya, sebanyak 92 KK di Dusun Babatan, Desa Pakisan dan sebanyak 1.662 KK di Dusun Gentong, Desa Tlogosari.
"Bantuan air bersih dilakukan bertahap ke desa lain terdampak banjir bandang yang membutuhkan bantuan air bersih," ujar mantan Kepala Disparbudporahub dan Diskoperindag Bondowoso itu.
Diberitakan sebelumnya, banjir bandang menerjang 7 desa yang ada di dua kecamatan pada Senin 23 Desember 2024. Bencana alam ini terjadi akibat jebolnya Bendungan Angsana Desa Tangsil Wetan, Kecamatan Wonosari.
Tujuh desa itu tersebar di Kecamatan Wonosari dan Tlogosari. Desa-desa yang terdampak diantaranya Desa Tangsil Wetan, Kecamatan Wonosari, Desa Tlogosari, Sulek, Trotosari, Pakisan, Jebunglor, serta Jebung Kidul, Kecamatan Tlogosari.
Sebanyak empat puluhan rumah dan bangunan fasilitas umum rusak. Di Desa Tangsil Wetan, Kecamatan Wonosari, sebanyak 24 rumah warga terendam air lumpur.
Banjir bandang menggenangi jalan dan menghambat jalur lalu lintas di desa Tlogosai. Di Desa Sulek sebanyak 6 rumah, 1 masjid, dan 4 kandang hewan terendam banjir lumpur. Dusun Legung, Desa Sulek Kecamatan Tlogosari ada 2 rumah warga rusak.