Dua ABG Terseret Arus Bengawan Solo di Lamongan, Seorang Selamat dan Satunya Hilang
Seorang anak baru gede (ABG) MN, 13 tahun, warga Desa Kendal, Kecamatan Sekaran, Lamongan terseret arus aliran sungai Bengawan Solo desa setempat, Selasa 3 Januari 2026, sore.
Kejadiannya sekitar 16.00 WIB. Tepatnya di kawasan Taman Mahoni. Dan, hingga berita ini selesai ditulis, korban belum ditemukan.
Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah(BPBD) Lamongan, anggota Polsek dan Koramil Sekaran serta warga yang melakukan pencarian, terpaksa menghentikan aktifitasnya.
"Selain sudah malam, cuaca di desa setempat tidak mendukung. Hujan dan angin," kata Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, Selasa 3 Januari 2026, malam.
Kejadiannya berawal saat korban bersama beberapa temannya bermain di Taman Mahoni, yang berlokasi di tanah bantaran sungai Bengawan Solo.
Usai bermain, mereka berenang di sungai. Termasuk korban dan R, 14 tahun, teman korban. Ternyata, korban diduga tidak bisa berenang, hingga akhirnya terseret arus dan tenggelam.
Warga setempat yang mengetahui kejadian itu langsung berupaya melakukan pertolongan. Tetapi, hanya R yang berhasil diselamatkan, sedang MN tenggelam.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek dan petugas pun langsung menuju lokasi kejadian. Secepatnya, juga berkoordinasi dan bersama warga sekitar melakukan upaya pencarian.
"Sebelumnya anggota Polsek juga sempat meminta bantuan ke polres dan BPBD," terang Ipda M. Hamzaid.
Direncanakan, upaya pencarian dilanjutkan esok hari. Tim BPBD dan petugas lainnya akan menyisir aliran sungai.