Dorong Alumni Mendunia, Khofifah Buka Peluang Magang Internasional via IKA UNAIR
Ketua Umum Pengurus Pusat IKA Universitas Airlangga (UNAIR) yang menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengimbau seluruh alumni UNAIR untuk memperluas koneksi lintas sektor maupun internasional. Langkah ini dinilai penting agar wadah alumni dapat bekerja secara lebih optimal serta memberi dampak konkrit bagi kemajuan daerah dan negara.
Ajakan tersebut diutarakan Khofifah dalam Forum Silaturahmi bersama IKA UNAIR Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak. Sebelumnya, ia juga melakukan diskusi strategis dengan IKA UNAIR Chapter Amerika di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, pada Rabu, 12 Agustus 2026.
“Pokoknya kita ini menanam, menanam menyiram, menyiram. InsyaAllah pada saatnya nanti akan panen. Kalau bukan kita yang panen tentu nanti akan ada yang memanen, artinya hadirnya kita, kerja kita InsyaAllah dapat memberikan manfaat,” ujar Khofifah pada Kamis, 13 Agustus 2026.
Khofifah menggarisbawahi bahwa sinergi dan komunikasi antaralumni merupakan aset berharga yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat maupun almamater. Ia mencetuskan bahwa kerja sama dapat diawali dengan merajut potensi antara Jawa Timur dan daerah domisili alumni, contohnya sinergi sektor peternakan dan pertanian dengan Kalimantan Barat.
“Di Jawa Timur ada Balai Besar Inseminasi Buatan milik Kementan RI untuk sapi. Saya rasa teknologinya sederhana, dan bisa dilakukan di sini, semua bisa diadaptasi di sini, disesuaikan dengan kemampuan daerah,” jelas Khofifah.
Menanggapi masukan mengenai pengembangan potensi para lulusan muda (fresh graduate), Khofifah menyampaikan komitmen IKA UNAIR dalam menghadirkan program-program peningkatan keahlian secara nyata. Bentuknya bervariasi, mulai dari uji kompetensi di bidang advokasi, bimbingan persiapan seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN), hingga kesempatan magang di tingkat global.
Melalui keberadaan lima cabang luar negeri yang aktif—termasuk IKA UNAIR Chapter Amerika Serikat—para alumni berkesempatan menjalani magang di berbagai perusahaan multinasional terkemuka. Akses ini makin dipermudah karena peserta magang dapat menetap di kediaman alumni setempat selama berada di sana.
“IKA UNAIR juga menjembatani hingga ke luar negeri karena ada 5 cabang internasional yang aktif, salah satunya ada di USA yang memfasilitasi untuk bisa magang di industri raksasa Amerika. Selama di sana bisa tinggal di rumah alumni-alumni UNAIR, kembali ke Indonesia membawa nilai tawar yang tinggi,” ungkapnya.
Bagi Khofifah, penguatan mutu sumber daya manusia (SDM) adalah bentuk investasi terpenting bagi masa depan bangsa. Oleh karena itu, budaya saling mendukung terus ditanamkan agar para alumni tergerak memajukan daerahnya masing-masing.
Di samping itu, Khofifah turut membagikan pencapaian impresif UNAIR di ranah global. Dalam pemeringkatan Quacquarelli Symonds (QS) World University Rankings tahun ini, UNAIR sukses menembus peringkat 276 dunia, melonjak dari posisi 287 pada periode sebelumnya.
Faktor utama yang mendorong kenaikan performa tersebut salah satunya adalah aspek employee reputation, yang mengukur durasi masa tunggu kerja serta besaran gaji perdana para lulusan.
Tak hanya itu, pada tahun 2025, UNAIR juga menempati urutan ke-9 dunia dalam Times Higher Education (THE) Impact Rankings. Capaian ini menempatkan UNAIR sebagai kampus terbaik di tingkat nasional maupun Asia Tenggara dalam penerapan Sustainable Development Goals (SDGs).
“Mari kita terus menjaga silaturahmi, memperkuat jejaring, menyebarluaskan informasi positif tentang almamater, bangun kolaborasi lintas daerah, dan memberikan kontribusi nyata melalui pengabdian kita kepada masyarakat di bidang masing-masing,” pungkasnya.