Dituding Main Curang, Manajer Bhayangkara FC Meradang
Berbagai tudingan dan cibiran negatif terkait prestasi Bhayangkara FC menjuarai Liga 1, termasuk yang dilontarkan para petinggi Madura United, membuat manajemen tim berjuluk The Guardian itu meradang.
Manajer Bhayangkara FC, Sumardji tudingan jika keberhasilanya timnya diraih dengan cara tidak benar. "Berkaitan dengan berita yang berkembang negatif terhadap capaian Bhayangkara, hari ini saya luruskan. Bahwa yang disampaikan Haruna (Manajer Madura United) dengan mengatakan ada sesuatu yang tidak benar dengan capain prestasi kami, saya katakan itu tidak benar," ucap Sumardji, di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu 11 November 2017.
Memang berbagai kecaman datang deras mengalir kepada Bhayangkara FC menyusul keluara keputusan Komdis PSSI yang merubah hasil pertandingan lawan Mitra Kukar. Termasuk di dunia maya, yang menjebut Bhayangkara FC sebagai juara "abal-abal"
Terkait ini Sumardji menegaskan jika setiap kemenangan yang diraih oleh Bhayangkara dengan cara yang benar. "Saya tidak pernah berpikir menang dengan menghalalkan segala cara. Semua berjalan secara fair. Karena itu prinsip kami adalah membuat sepakbola bersih dari hal-hal yang selama ini dinilai masyarakat kurang baik," tandasnya.
Ditambahkan Sumardji, tudingan itu mungkin datang karena Bhayangkara FC adalah tim baru, "Masyarakat mungkin hanya mencibir karena kami klub seumur jagung tapi prestasi besar. Tapi apapun yang kami perbuat tidak terlepas dari campur tangan Tuhan. Itu perlu kita sampaikan biar semua respek terhadap kemenangan dan kekalahan," pungkasnya. tom