Diduga Rem Blong, Pikap Wisata Tabrak Motor dan Rumah di Ngawi, 3 Orang Tewas
Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di jalur wisata Kebun Teh Jamus, Desa Girikerto, Kecamatan Sine, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Kamis 1 Januari 2026. Sebuah mobil pikap Toyota Kijang yang mengangkut rombongan wisatawan diduga mengalami rem blong, hingga menabrak pengendara sepeda motor dan menghantam teras rumah warga.
Tiga orang dilaporkan meninggal dunia akibat peristiwa tersebut. Yaitu Welas,54, tahun, dan Triana,32, tahun, keduanya penumpang mobil pikap, serta Fanina Dwi Noviana,18, tahun, penumpang sepeda motor.
Mobil pikap bernomor polisi AE 1213 KK itu dikemudikan Robert (60), warga Desa Sambirejo, Kecamatan Mantingan. Kendaraan melaju dari arah selatan ke utara seusai rombongan berwisata di kawasan Kebun Teh Jamus. Pikap tersebut membawa enam penumpang, terdiri dari tiga orang di kabin depan dan tiga orang di bak belakang.
Saat melintasi jalan dengan medan turunan, kendaraan diduga mengalami kegagalan fungsi rem sehingga melaju tak terkendali. Mobil kemudian menghantam sepeda motor Honda Beat bernomor polisi S 5073 JW yang datang dari arah berlawanan.
Sepeda motor dikendarai Tiyas Budiarti,17, tahun, yang berboncengan dengan Fanina Dwi Noviana. Setelah menabrak motor, pikap masih terus melaju dan menabrak tiga sepeda motor yang terparkir di depan rumah warga, sebelum akhirnya berhenti usai menghantam teras rumah milik Supar.
Berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian, mobil pikap terlihat melaju dengan kecepatan tinggi sebelum terjadi tabrakan beruntun. Akibat benturan keras, bagian depan kiri mobil ringsek parah, sementara sepeda motor dan teras rumah warga mengalami kerusakan berat.
Pemilik rumah, Dwi Yoni Martiana, mengaku tengah berada di dalam kamar saat kejadian berlangsung. Ia baru keluar setelah mendengar suara benturan keras.
Proses evakuasi dilakukan dengan cepat oleh warga sekitar bersama petugas. Namun, dua penumpang mobil pikap dilaporkan meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit. Sementara satu korban lain, yang merupakan penumpang sepeda motor, meninggal dunia saat menjalani perawatan medis.
Sementara itu, sejumlah korban luka lainnya masih menjalani perawatan intensif di RS Widodo Ngawi dan rumah sakit di Sragen.
Kasus kecelakaan lalu lintas tersebut kini ditangani oleh Satlantas Polres Ngawi. Berdasarkan laporan awal kepolisian, insiden diduga kuat terjadi karena pengemudi tidak mampu menguasai laju kendaraan di jalan menurun. Seluruh kendaraan yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.