Dekranasda Lamongan Gelar Festival Ramadan Meriah 1446 Hijriyah
Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Dekranasda Lamongan mengggelar Festival Ramadan Meriah (RaMe) 1446 Hijriyah di Lapangan Gajah Mada itu diagendakan hingga sembilan hari.
Berbagai even disajikan dalam Festival RaMe ini. Salah satu paling meriah fashion show yabg menampilkan batik khas Lamongan. Bahkan, dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak beserta istri, Arumi Emil Dardak yang sekaligus Ketua Dekranasda Jawa Timur.
"Selama sembilan hari, khusus dua hari ini even dimotori Dekranasda Lamongan. Khususnya untuk gelar fashion show batik, "tutur Ketua Dekranasda Lamongan Anis Kartika Yuhronur Efendi, istri Bupati Lamongan, Minggu 16 Maret 2025.
Fashion show pertana peserta masyarakat umum. Kedua, peserta para kepala dinas dan OPD terkait. Fashion show disambut meriah karena pembuka peragaan adalah Wakil Bupati Dirham Akbar Aksara beserta istri. Menyusul, anggota Forkompimda.
Sayang, fashion belum berakhir hujan turun. Karena karpet merah tergelar di panggung terbuka, para undangan dan peserta harus berteduh.
"Ini luar biasa. Dengan Ramadan Meriah ini, selain mempromosikan produk lokal seperti batik dan lainnya agar lebih dikenal, tentu akan lebih menyemangati produsen. Terpenting lagi, ajang ini juga akan semakin menumbuhkan dan mengangkat kelas UMKM, "kata Ketua Dekranasda Jawa Timur, Arumi Emil Dardak, saat sambutan.
Ajang RaMe 1446 Hijriyah ini di antaranya menampilkan sajian kuliner iner khas Lamongan, pameran fashion show dan aksesoris, bursa multi produk, live musik dan arena bermain anak. Ajang dibuka mulai pukul 16.00 - 22.00 WIB dan berlangsung hingga 23 Maret 2025.
Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengatakan, Pemkab Lamongan komitmen dalam mendukung UMKM. Untuk itu, salah satunya diwujudkan lewat even RaMe ini.
'Karena lewat RaMe 1446 Hijriyah ini seluruh pelaku UMKM akan menampilkan produk unggulan Lamongan, "ujarnya.
Harus diakui, lanjut bupati yang akrab disapa Pak Yes ini, UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kabupaten Lamongan. Sehingga, UMKM harus didukung dan terus ditingkatkan. "Karena sangat berpengaruh positif pada kebangkitan ekonomi Lamongan. Sekaligus memastikan seluruh UMKM sustainable," jelas Pak Yes.
Sekadar informasi, pada pandemi Covid 2021 pertumbuhan ekonomi Lamongan terkontraksi hingga 2,65%. Dan, bisa kembali bangkit 3,3% pada tahun 2022 dan terus tumbuh hingga 4,81% di tahun 2024.