Debut Bima Sakti Akhiri Paceklik Kemenangan Persela, Kalahkan Persiba 1-0
Debut Bima Sakti membawa keberuntungan. Setidaknya, Persela Lamongan yang baru seminggu diarsitekinya mampu mengakhiri paceklik kemenangan.
Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini mampu meraih poin penuh tiga, setelah mengalahkan tim tamunya Persiba Balikpapan pada putaran lanjutan Liga Pegadaian Championship 2025/26 di Stadion Surajaya Lamongan, Minggu 4 Januari 2026.
Sebelumnya, tim kebanggaan warga Lamongan ini tiga kali pertandingan terakhir tidak pernah menang. Bermain seri lawan Persiku Kudus, kalah lawan Kendal Tornado FC dilanjutkan laga away lawan Persipura Jayapura.
Gol semata wayang Persela tercipta lewat tendangan keras kaki kiri gelandang serang Hambali Tholib, pada menit 48. Berawal dari umpan John Edy Mena. Umpan diterima dan dibawa hingga memasuki area kotak penalti, lalu ditendang keras hingga terjadi gol.
Kontan saja gol ini membuat pemain dan jajaran pelatih serta ofisial girang. Karena Persela hanya bermain dengan 10 orang.
Seorang pemainnya, Yoga Wahyu Pratama, sebelumnya dikartu merah karena melanggar keras pemain Persiba pada menit 31 babak pertama.
Berkurangnya satu pemain ini sebelumnya juga memaksa Coach Bima Sakti memeras otak. Ia mengubah strategi dengan menggeser posisi pemain.
Hendro Siswanto ditarik ke belakang menggantikan posisi yang ditinggalkan Yoga. Sedang posisi striker ditempati John Mena yang menggeser Adam Malik yag diposisikan ke sayap kanan
"Karena kalah orang dan kebetulan longgar di posisi belakang, strategi itu harus kita lakukan," kata Coach Bima Sakti, konferensi pers usai pertandingan.
Tidak hanya itu. Coach Bima juga mengaku sudah memprediksi Persiba bakal tampil lebih menekan. Untuk mengantisipasinya, ia memerintahkan agar semua pemain terlibat ke daerah pertahanan.
Saat di ruang ganti, pelatih 49 tahun ini menginstruksikan pada babak kedua, defend harus dilakukan bareng-bareng. Pemain juga diminta sabar karena kita kurang orang.
"Alhamdulillah akhirnya kita berhasil mempertahankan kemenangan. Semoga kemenangan ini menjadi modal pada pertandingan selanjutnya," imbuhnya.
Hasil kemenangan 1-0 tim tuan rumah ini membuat pelatih Persiba, M. Nasuha ini kecewa. Sebab, tim besutannya unggul pemain tetapi tidak bisa memanfaatkannya dengan baik.
Tetapi, pelatih tim Beruang Madu ini tetap mengakui Persela bermain lebih bagus. Terutama permainan di barisan belakang yang dinilai sangat disiplin dan rapat.
Sehingga anak asuhnya kesulitan menembus pertahanan Persela. Apalagi, di babak kedua tim tuan rumah menarik pemainnya untuk membantu pertahanan.
"Sebenarnya di babak pertama kita bermain bagus. Tapi, kita kecolongan gol menit awal babak kedua, akhirnya permainan menjadi berubah," tuturnya.