Dandim 0812 Lamongan Tinjau Stok Beras di Gudang Bulog Babat, Pastikan Ketahanan Pangan Aman
Komandan Kodim 0812/Lamongan, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, melakukan kunjungan ke Gudang Bulog Babat, Kabupaten Lamongan, pada Selasa, 15 Maret 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan keamanan stok beras, serta mengantisipasi potensi fluktuasi pasokan bahan pokok di wilayah Lamongan.
Dalam kunjungan tersebut, Letkol Wira menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap ketahanan pangan nasional, terutama di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap tenang dan tidak perlu khawatir akan ketersediaan bahan pokok, apalagi saat kondisi ekonomi tidak menentu,” ujar Letkol Wira.
Stok Beras di Lamongan Aman dan Mencukupi
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, stok beras di Gudang Bulog Babat dinyatakan aman dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya preventif untuk menghindari kelangkaan bahan pokok jelang periode permintaan tinggi, seperti menjelang Lebaran atau musim paceklik.
Letkol Wira disambut langsung oleh Kepala Gudang Bulog Babat, Muhammad Nur, yang menyampaikan apresiasi atas sinergi yang dibangun antara TNI dan Bulog.
“Kami menyambut baik perhatian dan dukungan dari jajaran Kodim 0812 Lamongan. Tinjauan langsung ini penting untuk memberikan kepercayaan kepada masyarakat bahwa stok pangan, terutama beras, tetap aman,” ujar Muhammad Nur.
Sinergi TNI dan Bulog Jaga Ketahanan Pangan Nasional
Muhammad Nur menambahkan bahwa kolaborasi antara TNI dan Bulog memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas pangan dan keamanan pasokan nasional. Menurutnya, sinergi seperti ini tidak hanya berdampak pada wilayah lokal, tetapi juga berkontribusi terhadap stabilitas nasional secara keseluruhan.
“Tentu, lebih luas demi stabilitas nasional secara keseluruhan. Sinergi seperti ini dinilai penting untuk memastikan cadangan pangan nasional tetap aman dan terkendali,” pungkasnya.