Cuaca Ekstrem Sidoarjo Rusak Belasan Rumah, BPBD Bergerak Cepat Salurkan Bantuan
Cuaca ekstrem kembali melanda Kabupaten Sidoarjo. Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026, sore, mengakibatkan kerusakan pada belasan rumah warga serta satu kandang ternak di sejumlah wilayah.
Meski terjangan angin menyebabkan atap rumah beterbangan dan pohon tumbang di beberapa titik, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo mencatat sedikitnya empat desa di dua kecamatan terdampak langsung.
Wilayah yang mengalami dampak paling signifikan meliputi Desa Banjarpanji, Kecamatan Tanggulangin, serta Desa Wedoroklurak, Kendalpecabean, dan Kalipecabean di Kecamatan Candi.
Humas Damkar BPBD Sidoarjo, Yoli Wisnu, menjelaskan hujan dengan intensitas tinggi mulai mengguyur Sidoarjo sekitar pukul 14.30 WIB. Kondisi tersebut diperparah dengan hembusan angin kencang yang berlangsung cukup lama.
“Angin kencang menyebabkan kerusakan ringan pada atap rumah warga dan menumbangkan sejumlah pohon di beberapa lokasi,” kata Yoli, Minggu, 4 Januari 2026.
Di Desa Banjarpanji, Kecamatan Tanggulangin, tercatat tiga rumah warga mengalami kerusakan ringan pada bagian atap. Selain itu, satu kandang milik warga setempat juga terdampak.
Sementara itu, di Kecamatan Candi, delapan rumah warga dilaporkan rusak ringan yang tersebar di tiga desa, yakni Wedoroklurak, Kendalpecabean, dan Kalipecabean.
“Data sementara yang kami himpun, total terdapat 11 rumah dan satu kandang mengalami kerusakan ringan. Seluruh lokasi telah dilakukan asesmen awal,” ujarnya.
Cuaca ekstrem juga memicu insiden pohon tumbang di ruas jalan utama. Di Jalan Mojopahit, Kelurahan Bulusidokare, dua pohon jenis sono roboh dan menimpa dua kendaraan yang sedang melintas.
Kedua mobil tersebut masing-masing Toyota Avanza bernomor polisi N 1552 SU dan Honda Accord bernopol L 1849 TG. Meski kendaraan mengalami kerusakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
BPBD Sidoarjo bersama DLHK dan Linmas Pol PP bergerak cepat melakukan penanganan. Hingga pukul 19.30 WIB, seluruh pohon tumbang berhasil dievakuasi dan arus lalu lintas kembali normal.
Sebagai bentuk penanganan darurat, BPBD juga menyalurkan bantuan terpal kepada warga terdampak untuk mencegah kerusakan lanjutan. Bantuan tersebut disalurkan ke Desa Banjarpanji, Wedoroklurak, Kendalpecabean, dan Kalipecabean.
BPBD Sidoarjo mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengingat potensi cuaca ekstrem masih berpeluang terjadi dalam beberapa hari ke depan, khususnya hujan lebat yang disertai angin kencang.