Bus Gunung Harta Jurusan Jakarta–Jember Terbakar di Tol Madiun, 30 Penumpang Selamat
Sebuah bus tingkat milik PO Gunung Harta jurusan Jakarta–Jember terbakar di ruas Tol Madiun–Surabaya, tepatnya di KM 631 wilayah Desa Pajaran, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Sabtu 1 Agustus 2026 dini hari. Seluruh 30 penumpang berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Bus Volvo bernomor polisi B 7572 KGA itu dilaporkan terbakar sekitar pukul 00.15 WIB. Saat kejadian, kendaraan membawa 30 penumpang, dua sopir, dan seorang kernet total 33 orang.
Api dengan cepat membesar hingga menghanguskan seluruh badan bus. Beruntung, seluruh penumpang berhasil dievakuasi sebelum kobaran api melalap kendaraan.
Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Bus dikemudikan oleh Purwanto, warga Dusun Tamanrejo, Desa Tamansari, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember. Sementara sopir cadangan diketahui bernama Abdul Rajak, warga Desa Tukangkayu, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Madiun, Andy Koerniawan, mengatakan laporan kebakaran diterima dari petugas jalan tol pada Jumat 31 Juli 2026 pukul 23.40 WIB.
"Tim Damkar Kabupaten Madiun tiba di lokasi sekitar pukul 00.01 WIB dan langsung melakukan pemadaman bersama Damkar Kabupaten Nganjuk," ujar Andy pada media.
Berdasarkan hasil pendataan sementara, penyebab kebakaran diduga berasal dari korsleting arus listrik pada bus yang kemudian memicu api hingga membakar seluruh bagian kendaraan.
Empat Armada Damkar Dikerahkan
Untuk menangani kebakaran tersebut, Damkar Kabupaten Madiun mengerahkan satu unit mobil pemadam jenis Fuso Fighter, sedangkan Damkar Kabupaten Nganjuk mengirimkan tiga unit armada guna mempercepat proses pemadaman.
Menurut Andy, petugas dari kedua daerah bekerja sama memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi.
"Damkar Kabupaten Nganjuk untuk memadamkan api dan memastikan titik kebakaran benar-benar padam sebelum kembali ke pos," katanya.
Selain petugas pemadam kebakaran, personel Patroli Jalan Raya (PJR) bersama petugas pengelola tol juga melakukan pengamanan lokasi dan mengatur arus lalu lintas yang sempat mengalami perlambatan akibat insiden tersebut.
Kerugian Ditaksir Capai Rp1,2 Miliar
Akibat kebakaran tersebut, satu unit bus double decker PO Gunung Harta dilaporkan terbakar total. Nilai kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp1,2 miliar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu. Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat sebelum api menghanguskan seluruh badan bus.
Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, meski dugaan awal mengarah pada korsleting sistem kelistrikan kendaraan.