Buntut Kerusuhan, Liga 2 Dihentikan
Jakarta: Berbagai aksi kerusuhan yang terjadi selama babak 16 besar Liga 2 akhirnya membuat PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi membuat keputusan mengejutkan, yaitu menghentikan sementara Liga 2.
Dalam surat pemberitahuan dengan nomor surat 362/LIB/X/2017 yang ditandatangani langsung oleh Direktur PT LIB, Berlinton Siahaan, keputusan menghentikan Liga 2 yang sudah masuk babak delapan besar, diambil untuk mengevaluasi sementara Liga 2
Penghentian Liga 2 sendiri tak lepas dari banyaknya insiden kericuhan dan kerusuhan terjadi di kompetisi kasta kedua liga Indonesia. Puncaknya, merenggut korban jiwa. Banu Rusman, salah satu suporter Persita Tangerang, harus mereggang nyawa pasca mendapat pengeroyokan dari oknum suporter PSMS Medan yang didominasi oleh anggota TNI.
COO PT LIB, Tigor Shalomboboy mengatakan PT LIB ingin membuat suasana kompetisi kembali kondusif pasca banyaknya kerusuhan yang terjadi."Kita butuh evaluasi dulu karena kondisi terkini juga tidak bagus," ucap Tigor.
Dalam surat tersbut LIB juga akan mengundang seluruh peserta babak perempatfinal untuk bertemu guna mempersiapkan babak delapan besar agar lebih kondusif. tom