BMKG Juanda Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Jawa Timur
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda merilis pembaruan prakiraan cuaca untuk sepekan hingga sepuluh hari ke depan.
Forecaster (Prakirawan) BMKG Juanda, Thariq Harun Al Rasyid, menyampaikan, Jawa Timur masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, lengkap dengan peluang petir yang perlu diwaspadai.
Menurut Thariq, hujan merata diperkirakan masih mendominasi sebagian wilayah Jawa Timur.
“Kondisi ini dapat memicu cuaca ekstrem yang berisiko menimbulkan gangguan di beberapa daerah. Terutama kawasan pegunungan dan wilayah rawan longsor,” ujarnya.
Ia menegaskan, sejumlah wilayah tercatat mengalami hujan lebat dalam beberapa hari terakhir, antara lain:
Kabupaten Lumajang
Kabupaten Mojokerto
Kabupaten Banyuwangi
Kabupaten Malang
Masih dikatakan Thariq, puncak musim hujan terjadi sekitar bulan Januari hingga Februari. Ia mengimbau masyarakat, khususnya para wisatawan, untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di luar ruangan.
“Selalu perbarui informasi cuaca melalui laman resmi BMKG agar perjalanan tetap aman. Cuaca ekstrem bisa terjadi secara tiba-tiba,” kata Thariq.
Sementara itu, operasional penerbangan di Bandara Internasional Juanda dipastikan masih berjalan normal dan kondusif. BMKG terus memantau kondisi atmosfer menggunakan peralatan pemantau khusus.
“Hingga saat ini, tidak ada gangguan signifikan yang mempengaruhi penerbangan. Seluruh aktivitas terpantau aman,” tambahnya.
BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, dan sambaran petir,. Terutama di wilayah-wilayah yang telah tercatat mengalami peningkatan intensitas cuaca ekstrem.