BMKG Catat Gempa M 3.0 di Trenggalek dan M 2.6 di Gunungkidul
Gempa bumi dengan magnitudo kecil mengguncang wilayah selatan Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu, 14 Januari 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami dan tidak menimbulkan kerusakan signifikan.
Gempa pertama terjadi di wilayah Tenggara Trenggalek, Jawa Timur, dengan kekuatan Magnitudo 3,0. Berdasarkan informasi BMKG, gempa tercatat pada pukul 10.16 WIB, dengan pusat gempa berada di koordinat 8,83 Lintang Selatan dan 111,75 Bujur Timur, atau sekitar 82 kilometer tenggara Trenggalek. Gempa ini memiliki kedalaman 30 kilometer.
Selang beberapa waktu kemudian, gempa susulan tercatat mengguncang wilayah Barat Daya Gunungkidul, DIY. Gempa kedua ini berkekuatan Magnitudo 2,6, terjadi pada pukul 11.47 WIB, dengan pusat gempa di koordinat 8,74 Lintang Selatan dan 110,24 Bujur Timur, atau sekitar 92 kilometer barat daya Gunungkidul, dengan kedalaman 22 kilometer.
BMKG menjelaskan bahwa kedua gempa tersebut tergolong gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng di selatan Pulau Jawa. Getaran gempa dilaporkan lemah dan hanya dirasakan oleh sebagian kecil warga di sekitar wilayah pesisir.
Hingga saat ini, tidak ada laporan kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat dua peristiwa gempa tersebut. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi gempa bumi dan peringatan dini hanya melalui kanal resmi BMKG.