Bernardo Tavares Sebut Persib dan Persija Jadi Pesaing Berat Persebaya
Persebaya Surabaya menutup rangkaian pramusim menuju Super League 2026/27 dengan hasil positif. Namun, pelatih Bernardo Tavares meminta timnya tidak cepat puas dan mewaspadai persaingan, termasuk dari Persib Bandung dan Persija Jakarta.
Persebaya meraih kemenangan 1-0 atas Penang FC dalam laga uji coba internasional di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu 15 Agustus 2026 malam.
Kemenangan tersebut menjadi penutup positif bagi persiapan Persebaya sebelum memasuki kompetisi Super League 2026/27. Sebelumnya, Bajul Ijo juga berhasil meraih trofi pada turnamen pramusim.
Meski demikian, Bernardo Tavares menegaskan bahwa keberhasilan di pramusim tidak boleh membuat para pemain terlena.
"Menurut saya, ini bagus bagi para pemain, klub, Bonek dan Bonita. Memenangkan trofi tentu bagus. Tetapi sekarang kami harus memikirkan pertandingan berikutnya dan mempersiapkan semuanya," ujar Bernardo Tavares.
Pelatih berlisensi UEFA Pro itu meminta anak asuhnya tetap rendah hati. Menurutnya, kondisi pada turnamen pramusim berbeda dengan kompetisi resmi yang akan berlangsung mulai September.
"Kami harus tetap rendah hati dan tidak melupakan satu hal kami bermain di turnamen pramusim. Beberapa pemain mengalami kelelahan, begitu juga dengan tim lawan," imbuhnya.
Persib dan Persija Jadi Pesaing Persebaya
Bernardo juga mengingatkan bahwa kekuatan tim-tim pesaing di Super League 2026/27 belum bisa sepenuhnya dinilai dari penampilan mereka di turnamen pramusim.
Dia secara khusus menyebut Persib Bandung dan Persija Jakarta sebagai tim yang patut diwaspadai. Kedua klub tersebut juga disebut tidak tampil dengan skuad penuh sepanjang turnamen pramusim.
"Jadi kami harus tetap rendah hati dan menganalisis semuanya. Para pemain sudah melakukan pekerjaan yang sangat baik dan menunjukkan sikap yang bagus sepanjang turnamen ini. Tetapi sekarang semuanya sudah berlalu," kata Bernardo.
"Kami sudah mendapatkan trofi. Saya pikir trofi itu akan masuk museum. Jadi sekarang kami harus fokus pada masa sekarang dan masa depan," sambungnya.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Bernardo tidak ingin pencapaian Persebaya di pramusim menjadi patokan utama menghadapi kompetisi resmi.
Menurutnya, masih ada sejumlah aspek permainan yang harus diperbaiki sebelum Persebaya benar-benar siap menghadapi persaingan di Super League 2026/27.
Persebaya Diminta Lebih Konsisten
Bernardo menilai Persebaya sudah memperlihatkan sejumlah hal positif selama rangkaian pramusim. Namun, performa tersebut belum mampu dipertahankan secara konsisten sepanjang pertandingan.
"Kami harus lebih konsisten untuk mengulangi hal-hal baik tersebut. Kami senang memenangkan turnamen ini dan senang melihat atmosfer yang diciptakan Bonek dan Bonita untuk para pemain. Sikap mereka luar biasa," tutur mantan pelatih PSM Makassar tersebut.
Karena itu, fokus Persebaya kini beralih pada pemulihan kondisi pemain dan evaluasi skuad. Tim pelatih juga akan memantau pemain yang mengalami cedera untuk memastikan kesiapan mereka menghadapi kompetisi.
Bernardo ingin seluruh pemain berada dalam kondisi terbaik ketika Super League 2026/27 resmi dimulai.
Super League 2026/27 Dimulai 5 September
Persebaya masih memiliki waktu untuk melakukan persiapan sebelum kompetisi bergulir. Bernardo menegaskan bahwa seluruh agenda pramusim memang diarahkan untuk mematangkan tim menghadapi musim baru.
"Pada 5 September, Super League dimulai dan kami harus siap. Target pertandingan ini memang untuk mempersiapkan musim kami dan pertandingan pada 5 September," pungkasnya.
Dengan persaingan yang diprediksi ketat, Persebaya tidak hanya dituntut mempertahankan momentum positif dari pramusim, tetapi juga meningkatkan konsistensi permainan saat menghadapi kompetisi resmi.
Persib Bandung dan Persija Jakarta menjadi dua nama yang masuk radar Bernardo sebagai pesaing berat. Namun, Persebaya juga harus menjaga fokus dan tidak terlena dengan keberhasilan meraih trofi pramusim.