Bernardo Tavares Genjot Akselerasi dan Agresivitas Green Force
Jeda kompetisi BRI Super League 2026/27 tidak sepenuhnya menjadi waktu bersantai bagi Persebaya Surabaya. Usai memberikan jatah libur selama sepekan, tim pelatih langsung memanggil kembali seluruh penggawa Green Force untuk mengawali persiapan tim di Lapangan ABC Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Selasa (29/9) sore.
Latihan perdana ini langsung dipimpin oleh pelatih kepala Bernardo Tavares. Tim pelatih sengaja memfokuskan menu latihan pada pemulihan serta peningkatan kondisi fisik para pemain.
Selain penggenjot kebugaran, tim medis dan kepelatihan juga melakukan evaluasi menyeluruh untuk mengecek kesiapan fisik masing-masing pemain pascamenjalani tiga laga awal musim ini.
Hasil Evaluasi Laga Terakhir dan Jadwal FIFA Matchday
Sebelum memasuki jeda internasional (FIFA Matchday) selama kurang lebih tiga pekan, Persebaya harus puas berbagi angka 1-1 saat menjamu Garudayaksa FC di Stadion GBT, Sabtu (19/9) lalu.
Mantan pelatih PSM Makassar tersebut menilai, beberapa pemainnya belum berada pada performa fisik puncak saat laga terakhir. Hal itulah yang mendorongnya untuk memanfaatkan masa jeda ini secara maksimal.
βHari ini para pemain menjalani latihan fisik agar kebugarannya tetap terjaga, jadi ini bukan masa santai. Kami sedang memeriksa kondisi para pemain, karena ada beberapa yang belum 100 persen bugar seperti yang bisa Anda lihat pada pertandingan terakhir,β ujar Bernardo Tavares.
βTarget kami adalah meningkatkan kondisi fisik mereka agar ke depannya kami punya lebih banyak pilihan pemain yang siap bertanding dalam kondisi jauh lebih baik,β tambah juru taktik asal Portugal tersebut.
Incar Permainan Agresif dan High-Pressing
Bagi Bernardo Tavares, periode jeda kompetisi bukan sekadar sarana mengembalikan daya tahan tubuh pemain. Lebih dari itu, ia ingin membangun fondasi fisik yang kuat agar skema permainan yang ia inginkan bisa berjalan optimal di lapangan.
Peningkatan daya tahan dan kekuatan fisik menjadi syarat mutlak bagi Bajul Ijo jika ingin menerapkan gaya permainan menekan (high-pressing) dan bermain lebih agresif menghadapi lawan-lawan berikutnya.
βTarget latihan hari ini sangat berfokus pada peningkatan kebugaran. Dari sudut pandang kami, aspek ini wajib ditingkatkan. Jika kami ingin menekan lawan dan bermain lebih agresif, kami butuh kondisi fisik yang jauh lebih prima,β pungkasnya.
Sebelum kembali berlatih bersama di Surabaya, para pemain sebenarnya telah dibekali program latihan mandiri dari tim pelatih. Langkah ini dilakukan agar penurunan kondisi fisik pemain tidak terlalu drastis selama menikmati masa libur jeda kompetisi.
Advertisement