Bermain 10 Pemain, Inter Kediri Gagal Menang Lawan Persik Kuningan ditahan Imbang 1-1
Inter Kediri masih harus berjuang untuk dapat melaju ke babak 32 besar Putaran Nasional Liga 4. Inter Kediri masih harus berjuang untuk dapat melaju ke babak 32 besar Putaran Nasional Liga 4.
Nasib Inter Kediri ditentukan pada pertandingan terakhir saat bentrok melawan pemuncak klasmen Grup J dengan mencatatkan 2 kali kemenangan.
Jika saja Inter Kediri menang dalam pertandingan tadi sore melawan Persik Kuningan, klub berjuluk laskar panji tersebut berhak mendampingi Batavia FC melaju ke babak 32 besar putaran Nasional.
Tetapi kenyataanya tidak sesuai harapan, Inter Kediri yang unggul lebih dulu 1-0, justru bermain imbang melawan Persik Kuningan 1-1. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Brawijaya Kediri tersebut sempat berlangsung tidak seimbang, setelah 1 pemain Inter Kediri terpaksa harus dikeluarkan dari lapangan setelah menerima sanksi kartu merah.
Sebenarnya Inter Kediri berhasil unggul lebih dahulu di menit 41'. Gol Inter Kediri diciptakan oleh Ahmad Dedi, setelah mampu memanfaatkan kemelut di depan gawang dari tim Pesik Kuningan. Skor 1 - 0 bertahan hingga turun minum untuk keunggulan Inter Kediri.
Melihat tim tuan rumah bermaih dengan 10 pemain, Persik Kuningan berupaya untuk mengontrol permainan.menit 60, Pesik Kuningan mendapat hadiah tendangan pinalti, setelah pemainnya di langgar di kotak pinalti oleh pemain Inter Kediri. Peluang emas itupun tak disiakan oleh pemain Pesik Kuningan. Ahmad Irvan Zakaria sebagai algojo berhasil menyelesaikan tugasnya untuk menyamakan kedudukan. Skor imbang 1 - 1 bertahan hingga akhir pertandingan
Pelatih Inter Kediri Budiarjo Thalib mengaku kecewa atas hasil yang diperoleh anak didiknya pada pertandingan ini. Mengingat kemenangan menjadi target untuk menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
Namun demikian, Budiardjo Thalib cukup menyadari, bermain dengan 10 orang membuat pemainnya sulit untuk menjalankan skema permainan.
"Kalah jumlah pemain memang cukup sulit bagi kami untuk mengembangkan permainan. Namun hasil seri ini wajib kita syukuri," ujarnya.
Lebih lanjut, Budiardjo Thalib menginstruksikan kepada pemainnya untuk memenangkan pertandingan di laga terakhir menghadapi Batavia FC pada Sabtu 26 April 2025 mendatang.
"Mau tak mau kita harus menang untuk lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up mendampingi Batavia FC yang saat ini sudah memastikan diri lolos ke babak 32 besar dengan torehan 6 poin".
"Kita masih memiliki jeda waktu sehari untuk memaksimalkan taktikal yang akan kita pergunakan di laga penentu menghadapi Batavia FC mendatang. Mohon doanya kepada masyarakat Kediri untuk selalu mendampingi langkah kami untuk terus berjuang di kompetisi Liga 4 musim ini," bebernya.