Bengawan Solo Meluap, Jalan Raya Babat-Bojonegoro Tergenang, Tanggul di Maduran Jebol
Bengawan Solo mulai meluap. Di sejumlah titik kawasan aliran wilayah Lamongan mulai tergenang. Bahkan, derasnya aliran luapan mengakibatkan tanggul jebol.
Di Kecamatan Maduran, tanggul wedok (tanggul berhimpitan dengan sungai) di Desa Pringgoboyo berbatasan dengan Desa Gedangan jebol sepanjang 7 meter dengan lebar 5 meter dan kedalaman 2 meter.
Akibatnya, jebolnya tangkis sekitar pukul 05.00 WIB itu, menggenangi lahan pertanian seluas kurang lebih 10 hektare di Desa Gedangan. Terdapat tanaman jagung dan padi siap panen.
"Tapi, sebagian sudah panen. Ketinggian air 30-65 centimeter. Untuk kerugian, kami masih menghitungnya," ungkap Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, Joko Raharto, Kamis 23 Januari 2025.
Selain Kecamatan Maduran, banjir luapan Bengawan Solo akibat kiriman hujan deras yang terjadi di wilayah hulu itu juga mengakibatkan banjir di Kecamatan Babat.
Ruas jalan nasional Babat-Bojonegoro, tepatnya di Desa Bedahan, terendam air 300 meter dengan ketinggian air 20 sampai 30 sentimeter.
Banjir disebabkan rembesan dari luapan Bengawan Solo yang berada di dalam tanggul. Rembesan dari dorlag (sekat pintu tanggul) yang menghubungkan ke jalan raya. Sebelumnya sudah ditutup dan diberi tumpukan pasir dalam karung.
Di Kecamatan Laren air sungai terpanjang di Jawa itu juga meluber di daerah bantara. Sungai. Sama seperti di Desa Meluwur, Kecamatan Glagah yang berlokasi berhimpitan dengan sungai.
Tidak hanya disebabkan luapan air Bengawan Solo, banjir di Lamongan juga diakibatkan meluapnya volume air Bengawan Jero yang semakin naik. Ini terjadi di Kecamatan Kalitengah.
Hanya, sementara ini masih bisa dikurangi dengan dibukanya Sluis Kuro, pintu pembuangan air ke aliran Bengawan Solo yakni dengan dioperasionalkannya enam pompa air pembuangan.
Adanya banjir ini, BPBD kian aktif mengirim logistik berupa gedek guling, bongkotan bambu, terpal serta glangsing. Juga mengirim makanan siap saji kepada warga terdampak.
"Terkait jebolnya tangkis, kami bersama beberapa pihak terkait sedang melakukan perbaikan," tandas Joko Raharto.