Banyuwangi Luncurkan Program Wisata Edukasi Untuk Kenalkan Ekosistem Sumber Daya Air
Pemkab Banyuwangi meluncurkan program Wis Esa Sik Adi (Wisata Edukasi Sejak Usia Dini). Peluncuran dilaksanakan di kawasan Mata Air Sumber Gedor, Kelurahan Gombengsari, Kecamatan Kalipuro, Rabu, 13 Mei 2026. Wis Esa Sik Adi ini untuk mengenalkan sekaligus edukasi ekosistem air dan lingkungan.
Program ini diluncurkan Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Sasarannya, anak-anak sekolah usia PAUD, SD, hingga SMP. Para pelajar ini dikenalkan secara langsung berbagai hal tentang sumber air, mulai sejarah mata air, vegetasi di sekitar mata air, sistem distribusi air, proses perawatan, hingga manfaat air bagi masyarakat.
Mata air Sumber Gedor dipilih sebagai lokasi edukasi. Selama ini, mata air ini menjadi penyuplai kebutuhan air minum dan irigasi bagi puluhan ribu warga Banyuwangi.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, mengatakan program ini bisa menjadi bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan yang ditanamkan sejak dini kepada anak-anak. Siswa tidak cukup hanya belajar teori dari buku, tetapi juga perlu memahami kondisi nyata dengan mengenal lingkungan dan tempat tinggalnya.
"Selama ini mereka mungkin belajar dari buku tentang asal air, tapi lewat kegiatan ini mereka bisa melihat langsung bagaimana prosesnya,” ungkapnya.
Wisata edukasi, kata dia, menjadi metode pembelajaran yang relevan bagi anak-anak. Selain meningkatkan antusiasme belajar, siswa juga dapat mengenal sejarah sumber mata air sekaligus memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
“Dengan mencintai air dan pohon, mereka akan mencintai kehidupan. Ini menjadi cara agar anak-anak lebih mengenal daerah yang mereka cintai,” katanya.
Direktur PUDAM Banyuwangi Abd. Rahman, menyatakan, melalui program ini anak-anak bisa belajar langsung tentang pentingnya sumber daya air. Mereka diberikan edukasi tentang enyediaan air siap minum yang saling terkait satu dengan lainnya. Mulai prosesnya, hingga lingkungan pendukungnya.
"Tujuannya, anak tidak ketergantungan pada gadget, tahu pelajaran lingkungan, dan ada outputnya bagi anak-anak dari sisi kesehatan maupun kecerdasan dan mentalitas," tegasnya.
Selain belajar langsung, para pelajar juga diberikan pengetahuan secara teori. Pemateri berasal dari PUDAM Banyuwangi, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kesehatan.
Kegiatan ini dilaksanakan seminggu sekali setiap Rabu. Peserta berasal dari pelajar tingkat PAUD, SD hingga SMP. Pada peluncuran kali ini, pesertanya berasal dari pelajar tingkat SD yakni SDIT Al Uswah 2.
"Pelaksanaan setiap hari Rabu. Saat ini SD, minggu berikutnya SMP dan berikutnya Paud," terangnya.
Rahman menegaskan, kegiatan ini sekaligus menegaskan air PUDAM Banyuwangi benar-benar berkualitas karena berasal dari mata air berkualitas. Dia menyebut, dengan menjadi pelanggan PUDAM Banyuwangi masyarakat sekaligus menberikan kontribusi pendapatan pada daerah.
"Dengan menjadi pelanggan PUDAM Banyuwangi, masyarakat sekaligus memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah untuk pembangunan," ujarnya.