Banjir Meluas, Bekasi Lumpuh: 51.320 Jiwa Terdampak
Banjir besar yang melanda Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terus meluas hingga menyebabkan lumpuhnya aktivitas warga. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 51.320 jiwa terdampak banjir hingga Selasa 4 Maret 2025 malam.
"Sebanyak 13.704 KK atau 51.320 jiwa di sejumlah kecamatan terdampak banjir. BPBD masih terus melakukan pendataan di lapangan," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dikutip kompas, Selasa 4 Maret 2025 malam.
Banjir merendam 18 desa yang tersebar di 10 kecamatan di Kabupaten Bekasi, yaitu Kecamatan Bojongmangu, Cikarang Utara, Cikarang Timur, Cikarang Pusat, Cibitung, Cibarusah, Serang Baru, Setu, Tambun Utara, dan Tambun Selatan. Pemerintah Kabupaten Bekasi sebelumnya telah menetapkan status siaga bencana hidrometeorologi basah sejak 21 Oktober 2024 hingga 31 Mei 2025.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Priadi Santoso, mengungkapkan pihaknya mengevakuasi ratusan warga di Bekasi Utara dan Bekasi Timur. Sebanyak 360 jiwa warga di Bekasi Utara dan 400 jiwa di Bekasi Timur telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.
"Wilayah Kampung Lebak, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, terendam banjir setinggi 180 cm. Warga terdampak sebanyak 360 jiwa sudah dievakuasi ke Musala Jumiatur Khoir," kata Priadi.
Di Bekasi Timur, 400 jiwa mengungsi ke rumah-rumah warga di Gang Mawar. "Evakuasi masih terus berlangsung di lokasi-lokasi banjir terparah," tambahnya. BPBD berkoordinasi dengan PLN untuk memadamkan listrik di area terdampak demi keamanan selama evakuasi.
Priadi menjelaskan, hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi dalam durasi lama menjadi penyebab utama banjir. Luapan dari hulu Kali Bekasi, khususnya dari wilayah Bogor, turut meningkatkan debit air sungai yang akhirnya meluap ke permukiman warga.
"Hujan deras di wilayah hulu Kali Bekasi dan Kota Bekasi menyebabkan peningkatan debit air yang berujung pada banjir di berbagai wilayah," jelasnya.
Sementara itu, banjir juga melanda Tangerang Selatan, Banten, akibat hujan deras yang terjadi sejak Senin 3 Maret 2025 pukul 23.20 WIB. Lima kecamatan terdampak, yakni Ciputat Timur, Pondok Aren, Pamulang, Ciputat, dan Serpong Utara. BPBD Kabupaten Tangerang Selatan mencatat 1.870 unit rumah terdampak banjir.
BPBD telah mengerahkan perahu karet untuk evakuasi warga. Hingga pagi ini (4/3), banjir masih belum surut.