Apel Jelang Lebaran, Khofifah Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengingatkan, seluruh pihak untuk mengantisipasi adanya ancaman cuaca ekstrem selama libur lebaran Hari Raya Idul Fitri 2026. Potensi tersebut dapat mengganggu arus lalu lintas di Jatim.
Masa libur lebaran kali ini, berdasar survei akan ada 24,9 juta warga yang masuk ke Jatim untuk sekadar mudik maupun berlibur ke tempat wisata.
βAda hal yang memang kita ingin sampaikan bahwa ini masih berada pada suasana yang ancaman hidrometeorologi-nya masih harus diantisipasi bersama,β kata Khofifah dalam apel pagi jelang libur lebaran di Kantor Gubernur Jatim, Surabaya, Selasa 17 Maret 2026.
Khofifah mengatakan, salah satu upaya yang dilakukan Pemprov Jatim adalah melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) selama masa angkutan mudik lebaran, 16 β 24 Maret 2026.
βHarapannya semua bisa menjaga keamanan, kelancaran, dan keselamatan warga yang sedang berada di Jatim,β tuturnya.
Selain itu, pemprov juga menggelar program mudik gratis dalam rangka menekan kepadatan dan angka kecelakaan lalu lintas.
Program ini meliputi mudik dan balik dengan kapal dengan rute Pelabuhan Jangkar - Raas dan Pelabuhan Jangkar β Sapudi dengan jumlah kuota sebanyak 3.000.
Kemudian tanggal 18 Maret akan ada pemberangkatan mudik gratis dari Jakarta ke sejumlah daerah di Jatim. Disusul 19 Maret akan ada pemberangkatan mudik gratis dari Surabaya menuju 20 kabupaten/kita di Jatim.
Ia juga berpesan untuk pengelola wisata dapat melakukan persiapan dan upaya mitigasi mencegah terjadinya hal-hal tidak diinginkan.
βKomunikasi antara dinas perhubungan, kemudian wisata dan BMKG itu harus connect-connect betul. Supaya wisata-wisata, terutama yang berbasis air bisa kita lakukan antisipasi dan mitigasi secara lebih detail,β pungkasnya. Β
Advertisement