APBD Bojonegoro 2025 Tertinggi Kedua di Jawa Timur, tapi Kemiskinan Jadi Sorotan
Kabupaten Bojonegoro, yang dikenal sebagai daerah lumbung minyak, mencatat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 sebesar Rp 7,9 triliun. Jumlah ini menempatkan Bojonegoro sebagai daerah dengan APBD terbesar kedua di Jawa Timur setelah Kota Surabaya.
Meski memiliki APBD yang besar, Bojonegoro masih menghadapi tantangan serius terkait angka kemiskinan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Maret 2024, jumlah penduduk miskin mencapai 147,33 ribu jiwa atau setara 11,69 persen dari total penduduk.
Angka ini memang menurun dibandingkan Maret 2023 sebesar 12,18 persen (153,25 ribu jiwa), namun masih menempatkan Bojonegoro di urutan ke-11 tingkat kemiskinan tertinggi dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur.
Perbandingan APBD 2024 dan 2025
APBD 2024: Rp 8,2 triliun
APBD 2025: Rp 7,9 triliun
π Terjadi penurunan sekitar Rp 300 miliar dibandingkan tahun sebelumnya.
Fokus Pemkab Bojonegoro
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menegaskan empat fokus pembangunan sesuai arahan Presiden RI Prabowo Subianto, yakni:
Menurunkan angka kemiskinan.
Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Mendorong pertumbuhan ekonomi.
Mengurangi angka pengangguran.
Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menegaskan program pembangunan diarahkan untuk memperkuat pelayanan dasar masyarakat melalui 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) Posyandu, yang mencakup pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketertiban umum, dan sosial.
β4 hal tersebut kalau kita cermati sama dengan cita-cita Posyandu. Karena 1971, Posyandu didirikan yakni untuk meningkatkan pelayanan dasar masyarat,β kata Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah saat memberi sambutan pada acara bimtek bagi Tim Pembina Posyandu Kecamatan Se-Kabupaten Bojonegoro tahun 2025, di Ruang Angling Dharma dikutip di laman resmi bojonegorokab.go.id Rabu 20 Agustus 2025 lalu.
Beberapa program prioritas yang dijalankan antara lain:
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui dapur umum.
Sekolah Rakyat yang saat ini telah diikuti 100 anak.
Program Bebas TBC, di mana puskesmas melakukan jemput bola dengan pengobatan 6 bulan ke rumah pasien.
Layanan pendaftaran pasien via WhatsApp untuk 4 rumah sakit di Bojonegoro (RSUD Sosodoro Djatikoesoemo, RSUD Sumberrejo, RSUD Padangan, dan RSUD Kepohbaru).
Perekonomian Bojonegoro
Ekonomi Bojonegoro pada 2024 yang diukur dari Produk Domestik Regional Bruto (PDRB):
PDRB harga berlaku: Rp 101.794,09 miliar.
PDRB harga konstan: Rp 64.367,43 miliar.
Pertumbuhan ekonomi: 1,67 persen.
Pertumbuhan ekonomi non-migas: 5,15 persen.
Struktur perekonomian masih didominasi sektor Pertambangan dan Penggalian (47,54 persen), diikuti Pertanian (11,85 persen), Perdagangan (9 persen), Konstruksi (7,19 persen), Industri Pengolahan (6,95 persen), serta Informasi dan Komunikasi (6,18 persen).
Direktur IDFos Bojonegoro Dr Joko Hadi Purnomo M.Si, M.E, mengatakan, dengan APBD Bojonegoro besar yang bersumber dari migas harus dioptimalkan dalam dua pendekatan, belanja jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendek salah satunya dengan memperkuat pondasi ekonomi, Caranya memberikan dukungan kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Joko menyebut, merujuk program prioritas Bupati Bojonegoro 2024-2029 tercantum program dukungan modal usaha untuk pengembangan UMKM. Selain permodalan perlu ada dukungan lain seperti peningkatan keterampilan, perluasan pasar, pengembangan technology, dukungan kemudahan perijinan. membangun ekosistem usaha yg sehat.
βNamun program belum tampak implementasinya, ini kemungkinan karena masa transisi, dimana APBD 2025 yg disusun bukan kebijakan bupati saat ini, sehingga program prioritas sulit terlaksana,β ujarnya pada Ngopibareng.id, Senin 11 Agustus 2025.
Sebelumnya Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengatakan, pemerintah serius menangani persoalan kemiskinan. Dia meminta seluruh kepala OPD untuk memberikan masukan program yang tepat sasaran. βSalah satunya adalah program bantuan peternakan ayam petelur bagi masyarakat kurang mampu,β ujar Wahono, Jumat 11 April 2025 silam.