Angin Puting Beliung Menghantam Lamongan Selatan Timur, Kandang Berisi Ribuan Ayam dan Bebek Roboh
Angin puting beliung kembali terjadi di Lamongan. Kali ini, giliran menyapu daerah selatan belahan timur. Persisnya di Kecamatan Tikung dan Mantup.
Hanya, dampaknya lebih parah di wilayah Kecamatan Mantup. Hasil pendataan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lamongan, ada dua desa terdampak cukup parah.
Yakni, di Desa Sukosari, kandang ayam milik Miftakhul Khoir dan kandang bebek yang milik Awi, 59 tahun berada di Dusun Penompo, roboh dengan tanah. Kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta.
Sedang di Desa Mojosari, terdapat enam dusun. Di antaranya, Dusun Beludsarirejo, Dusun Sidobinangun dan Dusun Sendangsari.
Angin puting beliung menyasar sejumlah rumah warga kebanyakan atap genting dan teras rusak. Kerugian ditaksir Rp35 juta.
Kerugian lebih besar dialami Kisno. 30 tahun, warga Dusun Sidobinangun Desa Mojosari. Dua kandang berisi 18 ekor ayam roboh. Tafsir kerugian Rp100 juta.
"Kejadiannya berawal sekitar pukul 15.30 WIB. Mula-mula hujan deras, terus datang angin sangat kencang. Warga sempat panik dan berlarian keluar rumah," tutur Hartono. warga setempat.
Kejadiannya cukup singkat Tetapi, petugas BPBD. Kepolisian Koramil dan Damkar serta masyarakat baru bisa bekerja untuk pembersihan setelah hujan reda.
Sementara angin puting beliung di Kecamatan Tikung hanya merobohkan pohon besar di Dusun Pule, Desa Bakalan Pule. Pohon tumbang melintang di jalan raya jurusan Lamongan - Mojokerto, hingga menganggu arus lalu lintas.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kita juga masih melakukan assessment di lapangan untuk pendataan rumah atau bangunan lain yang terdampak bencana inu "kata Kalaksa BPBD Lamongan Naim.