38 Pramuka Lamongan Ikuti Jambore Nasional XII di Cibubur
Sebanyak 38 Pramuka, terdiri peserta dan pembina, mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka, Cibubur, Jakarta Timur.
Kontingen terdiri peserta dan pembina itu dilepas Wakil (Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan, Dirham Akbar Aksara, dari Pendapa Lokatantra Pemkab Lamongan, Selasa 11 Agustus 2026.
Dirham, yang juga Wakil Bupati Lamongan itu berpesan, kontingen Lamongan diharapkan dapat menunjukkan karakter yang selama ini menjadi nilai dasar gerakan pramuka.
"Yakni, harus disiplin, tanggung jawab, mandiri, mampu bekerjasama, dan menghargai orang lain," katanya.
Selama mengikuti Jamnas saat mengikuti Jamnas yang digelar 13 hingga 20 Agustus 2026 tersebut, lanjut Dirham, anak-anak Lamongan diharapkan juga mampu bergaul, berkarya, dan berprestasi.
"Adik-adik adalah anak yang luar biasa, mewakil Lamongan dalam event lima tahunan ini," ujar Mas Dirham.
Karena, masih menurut Mas Dirham, sapaan akrabnya, Jamnas bukan hanya tempat berkumpul. Namun juga tempat belajar, bertemu dengan berbagai orang yang berbeda karakter dan latar belakang.
Pramuka Lamongan harus mampu beradaptasi, mencari teman sebanyak-banyaknya dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi.
Terlebih, sesuai tema Jamnas, Berkreasi, Berinovasi, Terampil dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan, dinikai sangat relevan dengan tantangan zaman.
Karena, hal ini mengajak generasi muda untuk mampu menciptakan dan menumbuhkan inovasi serta solusi untuk Indonesia Emas 2045.
"Semoga pengalaman adik-adik menumbuhkan kepekaan terhadap ketahanan pangan Lamongan. Tunjukkan bahwa Pramuka Lamongan mampu berdiri sejajar, tangguh, dan jadilah inspirasi, jadilah pemimpin yang mengharumkan nama Lamongan," tandasnya.
Sebelumnya dilaporkan Ketua Kwartir Cabang (Ka Kwarcab)) Gerakan Pramuka Lamongan Moh. Nalikan, melaporkan, dari 38 peserta yang diberangkatkan terdapat 6 pembina yang turut diberangkatkan.
"Kami ingin adik-adik memanfaatkan pengalaman ini. Karena tidak semua berkesempatan untuk mendapatkan pengalaman mengikuti Jambore Nasional," ujar Nalikan.