2,42 ton Sampah Dibersihkan dari Pesisir Sampangan Muncar
Pemkab Banyuwangi gencar melakukan penanganan sampah, termasuk sampah laut. Salah satu upayanya adalah aksi bersih sampah laut bertajuk βBig Clean Upβ di kawasan pesisir Sampangan, Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 14 November 2025. Ratusan orang dari berbagai elemen turut andil dalam aksi sosial ini. Mulai pemkab, relawan lingkungan, TNI-Polri, serta warga setempat. Pesisir Sampangan merupakan kawasan muara sungai yang menjadi jujukan sampah kiriman dari sungai di dekatnya.
βAksi Big Clean Up ini rutin kami lakukan sebulan sekali. Aksi bersih-bersih pantai kali ini sekaligus memperingati Hari Pahlawan. Kita berharap bisa menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan yang ada di sekitar Muncar,β kata Community Coordinator Sungai Watch, Dewi Fatmawati,
Berbagai jenis sampah berhasil dikumpulkan. Sampah rumah tangga mendominasi, seperti plastik, kain, styrofoam, sachet, dan beling. Menurut Dewi, tumpukan sampah tersebut berasal dari aliran sungai yang bermuara di pesisir Sampangan.
Sungai Watch telah tiga kali melakukan aksi Big Clean Up di kawasan tersebut. Setiap kegiatan selalu mendapatkan tumpukan sampah baru. Pada aksi kali ini, sampah yang berhasil dibersihkan mencapai 2.427,97 kilogram atau 2,42 ton.
βSampah-sampah itu kami bawa ke stasiun penyortiran kita. Kami ada tiga gudang di Giri, Rogojampi, dan Bangorejo. Sampah ini nantinya disortir, kemudian sampah yang bisa didaur ulang seperti plastik kita jadikan seperti kursi dan meja,β kata Dewi.
Organisasi non pemerintah yang berbasis di Bali itu, telah bekerja sama dengan dengan Pemkab Banyuwangi sejak tahun 2022. Kerjasama gokus pada upaya menanggulangi sampah di sejumlah sungai dan pesisir Banyuwangi.
Sungai Watch telah memasang 67 jaring penghalang sampah (trash barrier) di sejumlah sungai yang ada di Banyuwangi. Trash Barrier ini untuk mencegah masuknya sampah ke laut,
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani terus mendukung aksi Sungai Watch dan semua relawan yang telah membantu penanganan sampah di Banyuwangi. Ia menyebut kegiatan bersih-bersih rutin seperti ini penting untuk membangun kesadaran warga agar menjaga sungai dan pantai tetap bersih sejak dari sumbernya.
βPersoalan sampah menjadi pekerjaan rumah bersama, namun dengan kolaborasi dan kepedulian semua pihak, kami optimistis penanganannya akan semakin membaik,β ujarnya.
Advertisement