Dibilang Ekstrem, Ini Jawaban Ustadz Somad
Mubaligh asal Riau yang lagi naik daun, Ustadz Abdul Somad Lc,MA menjawab tuduhan kalau ceramahnya ekstrem.
Dalam sebuah pengajian di Jakarta, baru-baru ini, Ustadz Somad menanggapi tuduhan ini. "Ceramah saya dibilang ekstrem, padahal yang betul ... es cream, saya ini lembut, manis dan menyegarkan, " ujarnya yang disambut tawa hadirin.
Juga atas tuduhan "sekolahnya gak jelas di mana, ngajinya gak jelas di mana", Ustadz bertubuh kurus ini mengatakan, "Saya selalu bilang, saya sekolahnya di Mesir, di Maroko, itu bukan mau sombong, tapi menjawab pihak-pihak yang mengejek saya."
Menurut Ustadz yang juga dosen ini, mengutip sebuah hadist, sombong pada orang yang sombong itu adalah sedekah. Karena orang yang sombong kepada Allah dan sombong dengan menghina Islam dan Al Quran, harus dibalas dengan kesombongan oleh umat Islam. Karena itu sedekah.
Sejumlah netizen ramai-ramai membelanya. "Dalam kesehariannya, Ustadz Somad, jauh dari sikap sombong. Pakaiannya juga tergolong sederhana. Baju koko, sarung dan kopyah. Banyak yang tidak mengenal Ustadz Somad tapi belakangan memusuhinya," tulis netizen Faturahhman di FB-nya.
Menyimak ceramah-ceramahnya, selain selalu disisipi humor, kajian Ustadz Somad tergolong berbobot. Pertanyaan-pertanyaan jamaah selalu dijawab cepat dan tangkas, dengan mengutip Al Qur'an, Hadist dan kitab-kitab ulama terdahulu, lengkap dengan judul buku dan nama ulama pengarangnya.
Ustadz Somad menamatkan S-1 di
Universitas Al-Azhar Mesir. Sedang S-2 di Institut Dar Al-Hadits Al-Hassania,Β Maroko.(dmr)
Advertisement